HETANEWS

Disangka Beruang, Terdakwa Tembak Temannya dan Ini Ancaman Hukumannya

Terdakwa Juliansen Sinaga alias Kulil keluar dari ruang sidang usai dituntut 2,5 tahun penjara.(foto : Ayu)

Simalungun, hetanews.com - Juliansen Sinaga alias Kulil (42), warga Kampung Jawa, Kelurahan Pematang Raya diancam 2,5 tahun penjara.

Ini karena terbukti akibat kelalaiannya mengakibatkan korban Sumando Arihta Purba, mengalami sakit. Jaksa David L Sipayung, mempersalahkan terdakwa dengan pasal 360 (1) KUH PIdana.

Tuntutan tersebut diabacakan jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (22/8/2017).

Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang menyesal memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim, pimpinan Roziyanti.  

Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti menembak saksi korban Sumando yakni temannya sendiri pada Rabu, 1 Pebruari 2017, pukul 24.00 WIB, di perladangan durian, di Kampung Jawa.

Terdakwa bersama saksi korban dan saksi Ijay Sinaga, bermaksud pergi ke ladang untuk menjaga durian sekaligus berburu bermodalkan parang dan senapan angin laras panjang.  

Malam itu, sampai di dalam gubuk, terdakwa dan Ijay, keluar mencari buruan. Sedangkan saksi korban pergi memanjat pohon kelapa karena terdakwa minta kelapa karena haus.  

Di tengah malam itu, Ijay melihat ada sinar seakan mata beruang di atas pohon, lalu memerintahkan terdakwa untuk menembak.

"Pung ada beruang tembak,"kata Ijay. Sambil mengarahkan senter keduanya membidik ke arah cahaya tersebut dan langsung dor.  

Saksi korban menjerit dan menangis sambil mengatakan "kenapa kau tembak aku pung," kata korban.

Peluru senapan angin melukai bagian perut kiri saksi korban hingga harus dioperasi di RS Columbia dan dilanjutkan dengan perawatan di RS Adam Malik Medan.

Akibat kelalaian terdakwa, saksi korban terhalang melakukan pekerjaannya. Untuk putusan, majelis hakim menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.