Labuhanbatu, hetanews.com -  Petugas medis RSUD Rantauprapat, Labuhanbatu, telah melakukan pemeriksaan awal jasad gadis cantik yang ditemukan tewas di dalam sumur, Lili Hasnawati (18), Kamis malam (17/8/2017).

Menurut Humas RSUD Rantauprapat, Doni Simamora, jasad korban tiba di kamar mayat pukul 17.30 WIB di antar mobil polisi. Saat itu korban memakai baju jeans biru, celana jeans biru dan celana dalam hijau.

Kondisi tubuh korban bengkok pada seluruh tubuh, kaku kuduk positif, payudara daru positif, jenis kelamin perempuan, kaos dalam (tank top) berwarna pelangi, memakai kalung putih di leher.

Kemudian, mayat tiba dalam keadaan miring sebelah kanan, kedua tangan mengarah ke atas, bibir bengkok, posisi kaki bengkok, kulit wajah mengelupas, kulit pada leher dan kaki mengelupas.

Lalu, terdapat luka lecet pada pergelangan tangan kanan dan kiri, kulit mengelupas pada tangan kanan dan kiri. Luka lecet pada paha kanan bagian dalam, luka celet pada paha kiri bagian dalam.

Berdasarkan kondisi mayat, diduga mayat korban telah masuk ke dalam sumur lebih kurang sekira 2 hari setengah.

Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir memberikan keterangan resmi terkait gadis cantik Lili Hasnawati (18) yang ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 8 meter di Rantauprapat, Kamis (17/8/2017).

Melalui pesan WhatsApp, Teuku Fathir mengatakan, jasad korban ditemukan pada pukul 16.00 WIB di dalam sumur, belakang rumah milik Nur Halimah (47) Jalan Adam Malik, Gang Pinang, Rantauprapat.

Sebelum ditemukan tewas, lanjutnya, korban terlihat terakhir kali pada hari Selasa 15 Agustus 2017 sekira pukul 12.00 WIB. “Saat ini sejumlah saksi masih diperiksa terkait kasus tersebut,” katanya.

Saat ditanya penyebab kematian korban, apakah korban tewas karena dibunuh? “Belum ada yang mengarah ke situ, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan para saksi, penyebab kematian (korban) dapat diketahui setelah dilakukan otopsi,” katanya. 

sumber: medansatu com