Siantar, hetanews.com -  Bentrok antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dan petugas Satpol PP Pemko Siantar akhirnya berujung ke pihak berwajib.

Atas kejadian itu, Kasatpol PP, Robert Samosir, menghimbau pedagang untuk tidak bertindak di luar hukum, saat ditemui di kantornya, di Jalan Adam Malik, Selasa (15/8/2017).

Robert mengatakan, dua anggotanya, Firman dan Chandra, mengalami luka akibat bentrokan dengan pedagang, kemarin. Namun menurutnya, pengaduan hanya dilakukan satu orang.

"Firman mengalami luka dibagian mata kiri dan hidung, sedang Chandra luka dibagian bibir. Firman sudah membuat laporan terkait itu," ujarnya kepada hetanews.

Hal itu lah, menurutnya, menjadi dasar menyampaikan himbauan terhadap warga khususnya pedagang untuk tidak lagi berbuat diluar koridor hukum. "Kalau sampai begitukan (bentrok) sudah gak boleh, karena kita punya aturan hukum," ujarnya.

Disamping itu, dirinya menyampaikan terkait lapak sejumlah pedagang kuliner di Jalan Merdeka tepatnya disebelah Yayasan Muhammadiyah yang ditertibkan, kemarin, memang sudah dipindahkan untuk berdagang di Jalan Hos Cokroaminoto. Robert mengatakan hal itu sudah dibicarakan dengan perwakilan pedagang.

"Kalau di Jalan Merdeka memang sudah tidak boleh lagi (berjualan). Jadi tadi kita sudah jumpa dengan Ipan dari aliansi pedagang. Dia setuju kalau pedagang yang di Jalan Merdeka untuk sementara waktu diperbolehkan berjualan di Jalan Cokro dan bila tidak cukup, didepan kantor DPRD,"ujarnya.