Siantar, hetanews.com - Berulang kali bentrok antara pedagang kaki lima (PKL) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) “pecah”, membuat Ketua DPRD Siantar, Eliakim Simanjuntak angkat bicara.

Kata Eliakim, seharusnya Pemerintah Kota (Pemko) Siantar terlebih dahulu mengajak PKL duduk bersama untuk mencari solusi terbaik.

“Memang keberadaan pedagang itu menyalahi perda, karenakan tortoar itu adalah hak pengguna jalan, dan juga mereka berjualan dipinggir jalan, itukan juga membahayakan mereka juga," ucapnya saat dihubungi hetanews, Selasa (15/8/2017).

Di satu sisi, dia juga mengaku kasihan melihat PKL itu karena dari berdagang cara itu lah mereka mencari makan. Kembali Eliakim meminta Pemko Siantar agar memberi penjelasan kepada PKL, sehingga peristiwa bentrokan tidak terjadi lagi.  

"Kita kasihan terhadap kedua-duanya. Satpol PP nya juga kasihan, PKL nya juga kasihan. Harusnya diajaklah duduk bersama, kemudian diberikan penjelasan kepada PKL, dan sama-sama mencari solusi. Aku rasa kalau itu dilakukan tidak akan terjadi bentrok seperti kemarin," katanya. 

Eliakim berencana akan melakukan rapat di DPRD untuk mencari solusi terhadap PKL tersebut.

"Memang mereka (PKL) sudah datang sama kita, tetapi karena jadwal kita masih padat, kita belum sempat membahas itu. Mudah-mudahan Jumat nanti, ada sedikit waktu. Jadi kita bahas solusinya bersama anggota DPRD," ucapnya.