Simalungun, hetanews.com - Swembat adalah pemandian alam bersumber dari mata air alami yang tidak  pernah mengering walau musim berganti.

Sering berjalannya waktu, pemandian alam seperti Swembat semakin jarang dikunjungi diakibatkan bertambahnya Taman Rekreasi Air yang baru dan modern. Meskipun demikian, peminat setianya tidak akan melupakan asrinya mata air alami.

Kabupaten Simalungun merupakan daerah yang dikenal dengan potensi alam yang luar biasa. Jika ditelusuri lebih dalam, Kabupaten yang dipimpin oleh JR Saragih ini akan menyuguhkan keindahan alamnya yang membuat decak kagum.

Selain Danau Toba yang dikenal sebagai ‘Kepingan Surga’, ternyata Simalungun menyimpan Sumber Daya Alam yang berlimpah. Salah satunya adalah Swembat. pemandian alam yang sudah ada sejak masa Kolonial Belanda di tanah Simalungun.

Berada pérsis di kawasan Kebun Laras PTPN IV Nagori Naga Sopa, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Swembat diperkirakan  mulai beroperasi sebagai wisata pemandian alam sejak era tahun 1960 an. Namun jauh sebelum itu, Pemerintah Kolonial Belanda mengusai Swembat untuk kebutuhan hiburan mereka. Saat ini boleh dikatakan, Swembat merupakan pemandian sumber mata air yang paling tertua di Kabupaten Simalungun.

Tujuh belas tahun yang lalu, Sukinin (61) dipercayakan oleh pihak Kebun Laras sebagai pengelola. Bapak 7  orang anak ini bersama 20 orang pekerja mengelola tempat itu sampai sekarang.

Cerita Sukinin, akhir-akhir ini pemandian air sejuk itu semakin sepi dikunjungi. Hal itu dikarenakan oleh semakin bertambahnya taman rekreasi air dan munculnya sumber pemandian alam yang lain berada dibeberapa daerah di Kabupaten Simalungun.

Para pengunjung sedang menikmati air yang sejuk di Pemandian Alam Swembat. (foto: Huget)

“Pengunjung semakin sepi. Paling banyak saat hari hari libur atau hari hari besar,” katanya Sabtu (12/8/2017).

Untuk pengunjung, kata Sukinin, Swembat sering ramai pada hari akhir pekan. Mayoritas pengunjung yang datang ialah warga sekitar yang datang membawa keluarga mereka. Selain itu, anak-anak sekolah yang menikmati air sekaligus belajar berenang.

Salah seorang pengunjung yang ditemui di lokasi mengatakan, pemandian alam terasa nyaman dibandingkan dengan taman rekreasi modern. Selain lebih ekonomis, pemandian alam memiliki air yang lebih sejuk.

“Lebih enakan disini daripada Wwterpark. Airnya bersih dari alam,” ujar ibu asal Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggara ini sambil memapah kedua buah hatinya.

Potensi alam Swembat tidak kalah menariknya dengan taman rekreasi air yang sering dikunjungi oleh masyarakat diperkotaan. Swembat sendiri memiliki fasilitas kolam untuk berenang dengan kedalam yang disesuaikan dengan ukuran anak anak dan orang dewasa.

Pemandian alam ini juga difasilitasi dengan sarana bersantai untuk kekuarga dan sajian kuliner. Kelebihan dari kolam pemandian swembat adalah debit airnya tetap stabil, alami serta sejuk dan menyegarkan tubuh. Sukinin menyakini, sumber mata air tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.