Siantar, hetanews.com - Dua kali melayangkan surat untuk audensi, Wali Kota Hefriansyah yang baru dilantik Kamis (10/8/2017) tak pernah merespon surat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Siantar.

Hal ini dikatakan Ketua DPC LVRI Siantar, Kapten (Purn) TNI AD, Kartiman Marbun didampingi Sekretaris, M Dahlan dan Ketua PPM Kota Siantar, Maringan Nababan saat ditemui, di kantornya, Jalan Diponegoro No 1, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (10/8/2017).

"Kami sudah 2 kali kirim surat audensi dengan Hefriansyah yang pertama pada 6 Maret 2017 saat baru dilantik jadi Wali Kota Siantar, yang kedua tanggal 13 April 2017. Padahal audensi ini untuk sekedar perkenalan kami aja. Kami bermohon agar dibuatlah Jalan Veteran di Kota Siantar ini," ujarnya.

Namun, ia sangat menyayangkan ketika ajakan mereka untuk audensi melalui surat hingga dua kali itu, sama sekali tak mendapat respon dari Hefriansyah.

Untuk sekedar menghubungi nomor yang dilampirkan disurat itu, tak pernah mendapat tanggapan dari Pemko Siantar.

"Kalau gak bisa yang didepan kantor kami ini (Jalan Diponegoro bawah) dari simpang itu (Jalan Merdeka) sampai stasiun kereta api, ya gak masalah dimana dibuat Jalan Veteran ini. Bahkan sampai kami berikan nomor handphone (HP). Kalau ada perhatian, tidak sewajarnya berbuat begini (tak direspon)," lanjut Kartiman Marbun.

Harapan pihaknya kedepan, Pemko Siantar dapat merespon keinginan LVRI. Sesuai UU, pemerintah memperhatikan dan memikirkan serta LVRI dapat dijadikan sebagai mitra dari pembangunan Kota Siantar. Tujuan agar adanya jalan Veteran ini untuk mengenang, bahwa wadah pejuang itu adalah veteran.

"Kami berharap ada nama Jalan Veteran di Kota Siantar. Supaya generasi muda ini jangan lupa sejarah. Mudah-mudahan Pemko Siantar bisa tergugah pikirannya kepada kami. Perhatian Pemko Siantar untuk kesejahteraan LVRI. Negara ini merdeka atas perjuangan pejuang terdahulu," sambungnya.

LVRI Siantar yang menjadi wadah bagi 36 veteran di Siantar, hari ini baru saja melaksanakan Hari Veteran Nasional ke 68 dengan biaya operasional ditanggung mereka pribadi. Mereka mengundang para veteran-veteran di Kota Siantar, pejuang Kemerdekaan Indonesia.

"Tujuan hari jadi ini untuk mengingat dan merangsang penerus bangsa untuk selalu cinta tanah air, nasionalisme seperti terdahulu. Generasi penerus bangsa, jangan sampai lupa akan sejarah. Pejuang kita dulu menghormatkan jiwa dan raganya demi Indonesia,".

"Kami tetap konsisten memajukan atau memegang teguh panca marga veteran. Kami LVRI konsisten dalam hal pergerakan pembangunan berdasarkan Pancasila dan kode etik veteran dengan baik. Untuk mengenang jasa pengorbanan berjuang kedaulatan NKRI dan perdamaian dunia," tutup Kapten (Purn) Kartiman Marbun.