Siantar, hetanews.com -  Terkait dampak dari memerahnya (pencemaran,red) Sungai Bah Bolon, beberapa waktu lalu, ternyata belum ada laporan adanya makhluk hidup yang mati. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Siantar, Jekson Gultom, ketika bertemu dengan wartawan, di Gedung DPRD Siantar, Rabu (9/08/2017).

Katanya, saat ini sampel dari zat tersebut masih dalam penelitian.  Zat itukan kita bagi dua, ada ke Dinas Kesehatan agar lebih cepat prosesnya. Jadi kita cepat tahu, apakah berdampak bagi lingkungan atau masyarakat, sebutnya. 

Masih katanya, bahwa tim mereka sudah menelusuri apakah ada ikan mati namun sampai sejauh ini belum ada. Kalau ada silahkan lapor ke kita, katanya. 

Jekson kembali menegaskan agar masyarakat tidak membuang limbah sembarangan kedalam sungai. "Kita harap kejadian ini jangan terulang kembali, dan kita himbau kepada masyarakat agar tidak membuang limbah yang berbahaya bagi mahkluk hidup ke dalam sungai, karena itu bisa berdampak luas termasuk berdampak kepada manusia, "ucapnya. 

Terkait siapa yang membuang limbah tersebut, Jekson menyebutkan, dinasnya masih terus menggali informasi asal limbah tersebut dan siapa yang membuangnya. "Kita masih gali terus informasi, karena ini sudah jadi perhatian semua pihak,"tutupnya.