Simalungun, hetanews.com - Di Nagori Janggir Leto, Kabupaten Simalungun, semestinya memiliki fasilitas pemandian alam komersil, yang dapat dinikmati oleh penduduk setempat maupun pengunjung. Akan tetapi, kolam pemandian ini kabarnya gagal menyambut para pengunjung sebelum beroperasi.

Sebuah plang dipajang dipinggir jalan Siantar – Saribudolok, Kecamatan Panei Tongah, menggugah pandangan. Plang bercat putih dengan gambar anak panah hitam kearah kanan, mengarahkan pengunjung untuk berjalan menempuh lebih kurang seratus meter.

Kondisi Pemandian Alam Tarabunga Swimming Pool (TSP) yang dilengkapi kamar mandi namun terlantar.(foto/hug)

Setelah ditelesuri, terdapat sebuah kolam pemandian yang dinamai Tarabunga Swimming Pool (TSP). Belum diketahui pasti, siapa pemilik tempat itu. Tapi warga yang ditemui hetanews, Kamis (3/8/2017) sore mengatakan, pemandiam tersebut belum sempat beroperasi namun sudah mengalami kerusakan parah.

Di kolam pemandian itu, terlihat fasilitas pendukung untuk pengunjung sudah memadai. Seperti kamar mandi ganti, tempat duduk dan kolam yang kedalamanya sudah diatur, serta pembuangan air. Di tempat Tarabunga Swiming Pool juga ditemukan anak sungai yang letaknya agak curam kebawah.

Kondisi Pemandian Alam Tarabunga Swimming Pool (TSP) yang terlantar.(foto/hug)

"Gak tau siapa yang punya. Tapi setahu saya, sebelum beroperasi kolam pemandianya sudah amblas kebawah. Jadi gak sempat beroperasi, “ujar Anto, penduduk  nagori Karang Anom.

Kini kondisi pemandian misterius itu sangat menyedihkan. Tidak ada satu pun pengunjung dan segayung air yang mengairi kolam. Malah yang ada tumpukan pasir yang disengaja dikumpulkan. Tempat duduk untuk pengunjung sudah lapuk dan tenda biru yang melindungi pengunjung pun sudah lapuk diterjang hujan dan terik matahari.