HETANEWS

Sekjen Kemnaker: Ormas diperlukan untuk pembangunan ketenagakerjaan

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Herry Sudarmanto. ©2017 Merdeka.com

Jakarta, hetanews.com - Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Herry Sudarmanto, mengatakan agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional sangat membutuhkan partisipasi dari seluruh elemem masyarakat. Ia berharap, organisasi masyarakat (ormas) maupun LSM bisa mendorong persoalan peningkatan kompetensi SDM di Indonesia.

Herry menyampaikan organisasi masyarakat diperlukan lantaran dapat membantu agenda pembangunan ketenagakerjaan secara nasional, sehingga dapat tercapai dengan maksimal.

"Pada beberapa kesempatan, saya menyampaikan bahwa pembangunan bidang ketenagakerjaan bukan hanya menjadi tugas Menteri Ketenagakerjaan atau pemerintah pusat semata. Tetapi juga menjadi tugas pemerintah daerah dalam hal ini gubernur dan bupati/walikota, serta masyarakat luas," katanya di acara "Pengukuhan Pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN)" di Jakarta.

Ia menjelaskan, tantangan bidang ketenagakerjaan dari waktu ke waktu semakin kompleks. Sehingga, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar target pembangunan dapat tercapai dengan baik.

"Ini membutuhkan curahan pemikiran yang intens dan dukungan sektoral untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam RPJMN dan Rencana Strategis Kemnaker," jelasnya.

Herry pun menguraikan target pembangunan ketenagakerjaan. Di antaranya, menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), optimalisasi Pelatihan Kerja, Sertifikasi kepada pekerja, mengembangkan standar kompetensi regional untuk sektor jasa yang diprioritaskan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dan menyediakan informasi pasar kerja yang efektif.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," sebutnya.

Organisasi kemasyarakatan seperti FSKN ini pun dapat berkontribusi dengan beberapa cara. Seperti pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat. Menurut Sekjen Kemnaker, wirausaha sangat penting untuk pembangunan ekonomi karena mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

"Untuk itu, tanpa dukungan dari masyarakat luas dalam hal ini organisasi masyarakat, relatif sulit rasanya untuk dapat mencapai target tersebut," ujarnya.

sumber: merdeka.com

Editor: edo.