Siantar, hetanews.com - Dalam insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Medan Km 7,5, tepat di Simpang Koperasi, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (27/7/2017), sempat terjadi sedikit keributan saat petugas kepolisian mengamankan arus lalu lintas.  

Pasalnya, Bersih Tarigan (63), warga Jalan Dusun III Sawit Rejo, Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. mengeluarkan parang dari mobilnya. 

Itu dikarenakan Tarigan tidak terima mobil APV dengan nomor polisi (nopol) BK 1551 WJ disenggol mobil pick up dengan bak terbuka nomor polisi (Nopol) BK 9710 CH dan belakangan diketahui pemilik mobil pick up tersebut bernama Hasiholan Pangaribuan (35), warga Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara. 

Baca juga:Tarigan Angkat Parang di Lokasi Tabrakan Beruntun Jalan Medan

Tarigan marah dikarenakan supir  pick up tersebut tidak bertanggung jawab setelah menabrak mobil Tarigan yang sudah sedikit ringsek dibagian bamper depan mobilnya. Tidak puas hanya marah-marah, Tarigan pun mendatangi mobil pick up Hasiolan dan merusak dengan cara mencucuk ban depan mobil Hasiolan.

Polisi memperlihatkan parang yang diamankan dari Bersih Tarigan.

Akibatnya, Tarigan yang membawa parang tersebut diamankan oleh petugas kepolisian sehingga membawa Tarigan dan Hasiolan ke Polsek Siantar Martoba untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Sesampainya di Polsek Siantar Martoba, Tarigan dan Hasiolan pun dimediasi oleh petugas Polsek. Dan mereka berdua (Tarigan, Hasiolan, red) berhasil dimediasi. Akhirnya Tarigan ingin berdamai dengan Hasiolan di Polsek Siantar Martoba dan juga menandatangani di atas materai 6000. Dan juga disaksikan oleh pihak kedua dari Hasiolan, yakni Mery Kristina Silitonga, Sumirah, dan Rindauli.