HETANEWS.COM

Kisaran Timur Juara Umum Porkab Asahan ke 4

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang didampingi Ketua KONI Asahan, Nurkarim Nehe memberikan piala kepada juara umum di penutupan Porkab ke 4.

Asahan hetanews.com - Di penutupan Pekan Olahragfaaga Kabupaten (Porkab) Asahan ke 4, Kecamatan Kisaran Timur (Kistim) berhasil menduduki podium utama sebagai juara umum, dengan perolehan 22 emas, 18 perak dan 18 perunggu, di Stadion Mutiara, Kisaran, Selasa (25/7/2017).

Selanjutnya peringkat kedua diambil Kecamatan  Kisaran Barat (Kisbar) dengan mengantongi 14 medali emas, 9 perak dan 8 perunggu, dan juara ketiga disambar  Kecamatan Simpang Empat dengan 7 medali emas, 9 perak dan 8 perunggu. 

Dalam sambutannya, Ketua KONI Asahan, Nurkarim Nehe menyebutkan, bahwa Porkab adalah sarana dalam pembinaan atlet dan upaya pencapaian program Asahan emas, dan partsispasi menyumbangkan atlet ke Sumut untuk berlaga ke kanca nasional.

Nehe juga mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyediakan lapangan untuk babak penyisihan bola kaki, pecinta olahraga, dan cabor. Juga kepada panitia yang telah bekerja keras, sehingga acara dapat berjalan dengan sukses, katanya.

“Semua ini berkat dukungan semua pihak dan alhamdulillah, Porkab  berjalan  lancar, juga sportifitas para atlet kita ,"jelas Nehe.

Nehe juga mengungkapkan terima kasih atas partisipasi Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dalam memperhatikan atlet Asahan. Dan dengan perhatian itu, pembinaan atlet bisa terus berjalan.

Perhatian terbukti dengan adanya penganggaran bonus atlet Asahan yang penyumbang medali pada PON Jawa Barat 2016 lalu sebesar Rp550 juta. Sebelumnya pada PON Riau 2012 lalu, Bupati Asahan juga memberikan bonus atlet Rp 100 juta kepada Nivo Sinaga atlet Karate.

Tahun ini, direncanakan Bupati Asahan akan menyumbangkan bonus kepada atlet drumband Syarifah (1 emas, 2 perak, 2 perunggu), mendapatkan bonus Rp 300 juta , atlet karate, Nova Sinaga (1 emas, 1 perak) mendapat Rp 200 juta,  dan atlet pencak silat, Afriani (1 perunggu) Rp 50 juta, sehingga totalnya Rp 550 juta.

"Bukan nilai rupiahnya, namun  perhatian Pemkab Asahan kepada atlet kita hingga  apresiasi ini  menunjukkan prestasinya atlet hingga  di kanca nasional,"jelas Nehe.

Sedangkan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, melalui Plt Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, menuturkan, pada hakikatnya Pemkab Asahan akan terus memperhatikan atlet Asahan, namun perhatian itu harus dapat dilihat bila atlet itu telah menunjukkan prestasinya. 

"Bupati punya keinginan agar perstasi terus ditingkatkan dan memiliki konsep lebih maju lagi hingga dengan program Ketua KONI dipimpin bung Karim mencari bibit atlie hingga kekecamatan sudah baik. Artinya tidak sekedar pembinaan atlet saja, “ujar Kadis. 

Bupati melalui Hidayat juga mengapresiasi program KONI Asahan dan mengatakan, "baik itu Porkab, dan kegiatan lainnya dalam pembinaan atlet, karena pada era 80-an, atlet Asahan cukup diperhitungkan  di Sumut, namun pada tahun 2000-an, ini  redup, lalu bendera dipegang Bung Nehe sampai saat ini. Hingga  atlet Asahan kembali diperhitungkan bahkan telah menyumbangkan atlet untuk Sumut,”ujarnya. 

Masih  Plt Kadis Kominfo, program KONI sudah tepat, bukan saja mengembangkan atlet yang ada, namun mencari atlet berbakat. "Semoga prestasi ini bisa bertahan dan dapat ditingkatkan,”motivasinya. 

Penulis: heru. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan