Simalungun, hetanews.com - DPRD Kabupaten Simalungun membahas rancangan peraturan daerah (ranperda).

Di antaranya, Ranperda Kabupaten Simalungun tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah dan Ranperda tentang Bangunan Gedung.

Lalu Ranperda tentang penetapan Partuha Maulana Simalungun, pemangku adat budaya Simalungun (PMS) sebagai mitra Pemkab untuk memasyarakatkan budaya Simalungun di Tanoh Habonaron do Bona.

Ranperda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Simalungun sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) tanggal 24 Juli 2017.

Ini jadwal dan susunan rapat DPRR terhadap pembahasan 4 Ranperda tersebut. Selasa 25 Juli 2017 pukul 14.00 WIB, pembahasan diawali dengan penyampaian nota pengantar Bupati Simalungun atas 4 Ranperda Kabupaten Simalungun.

Kamis 27 Juli 2017 pukul 14.00 WIB, pemandangan umum masing-masing Fraksi. Jumat 28 Juli 2017 pukul 14.00 WIB, jawaban Bupati Simalungun atas Pemandangan Umum Fraksi. Dan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas empat Ranperda

Senin s/d Senin 31 Juli s/d 7 Agustus 2017, rapat panitia khusus dengan SKPD terkait. Dan, penyusunan laporan hasil pembahasan pansus. Selasa tanggal 8 Agustus 2017, pengambilan keputusan yang diawali dengan, penyampaian hasil pembahasan pansus atas Ranperda Kabupaten Simalungun.

Selasa s/d Rabu tanggal 8 s/d 9 Agustus 2017 rapat masing masing Fraksi. Kamis tanggal 10 Agustus 2017 pukul 10.00 WIB, pendapat fraksi atas empat Ranperda. Dan permintaan persetujuan dari anggota serta pendapat akhir Bupati Simalungun.

Ditetapkan di Pematang Raya pada tanggal 24 Juli 2017 oleh Banmus DPRD Simalungun.