HETANEWS

Jaksa Tuntut Pengedar Sabu Ini 6 Tahun Penjara

Terdakwa digiring petugas keluar sidang usai dituntut 6 tahun. (foto:ayu)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Ria Tambunan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, menuntut terdakwa Tengku Salman (25), warga Pondok Sejahtera, Jalan Garuda Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja, Kabupaten Simalungun, 6 tahun penjara denda Rp 1 miliar sub 3 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (19/7/2017).

Menurut jaksa, terdakwa terbukti menjadi pengedar 1,74 gram sabu, melanggar pasal 114 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sesuai fakta yang terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap anggota Polsek Tanah Jawa, pada  Selasa, 14 Maret 2017 sekira pukul 21.00 WIB.

Malam itu terdakwa sedang duduk santai di teras rumahnya, kemudian anggota Polsek Tanah Jawa, Riston Tambunan dan Royen Sinurat, mendatangi terdakwa dan membawanya masuk ke dalam rumahnya untuk dilakukan penggeledahan.     

Disaksikan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat Maulana, para saksi menemukan 9 paket sabu seberat 1,74 gram dari lemari perabot rumah tangga milik terdakwa, selain itu polisi juga menemukan 9 plastik bening dalam keadaan kosong dan uang tunai Rp 325 ribu diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Jaksa dalam tuntutannya, menyatakan barang bukti sabu dirampas untuk dimusnahkan sementara uang tunai dirampas untuk negara.

Hal yang memberatkan menurut jaksa, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Untuk putusan, persidangan dipimpin majelis hakim, Roziyanti, dibantu panitera, Jonathan Sinaga, ditunda hingga Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.