Siantar, hetanews.com- Sudah sekitar 3 bulan, AKBP Marudut Liberty Panjaitan menjabat sebagai Kapolres Simalungun.

Pria asli Kota Siantar ini, dianggap tidak pernah pandang bulu terhadap peredaran narkoba, baik di Kabupaten Simalungun maupun hasil pengembangan di Kota Siantar. Ia menumpas habis peredaran narkotika di Bumi Habonaron do Bona.

Bukan hanya pemakai kelas teri yang dihabisinya. Namun, pengedar, kurir hingga bandar narkoba disikat habis, demi masyarakat Siantar-Simalungun yang dicintainya bisa bebas dari bahaya narkoba.

Sindikat-sindikat peredaran ganja, sabu hingga pil ekstasi dihabisinya tanpa ampun. Berikut daftar hasil pengungkapan jaringan narkoba yang berhasil dihabisi AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

Di awal - awal kepemimpinannya, AKBP Marudut Liberty Panjaitan berhasil mengungkap kasus narkoba di wilayah hukum Polres Simalungun yang dilaksanakan mulai tanggal 4-18 April 2017 sebanyak 24 orang pelaku sindikat kejahatan narkoba, baik itu pemakai hingga bandar narkoba.

Press release tentang hasil pengungkapan kasus narkoba di wilayah Hukum Polres Simalungun. (foto: Zai)

Baca juga: Kapolres Simalungun Ungkap 24 Pelaku Sindikat Kejahatan Narkoba

Salah seorang anak Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Siantar menjadi target pihak Polres Simalungun karena terduga bandar sabu. Bahkan Kapolres Simalungun, AKBP Marudut mengultimatum terduga agar segera menyerahkan diri.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat mengungkap 24 pelaku kejahatan Narkoba dalam jumpa pers di Aspol, Jalang Sang Naualuh, Siantar. (foto: Zai)

Baca juga: Terduga Bandar Sabu, Anak Ketua OKP Siantar Jadi Target Polres Simalungun

Kemudian, Polres Simalungun berhasil mengungkap 4 kelompok jaringan narkotika dan 1 kasus pembunuhan bayi. Dari pengungkapan kelompok jaringan narkotika itu, 2 orang pelaku diantaranya termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan 2 orang merupakan residivis.

Beberapa wanita yang terjaring dalam kasus peredaran narkoba. (foto: Zai)

Baca juga: Polres Simalungun Ungkap 4 Kelompok Jaringan Narkotika dan Pembunuhan seorang Bayi

Lagi, Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun kembali berhasil meringkus 6 orang komplotan jaringan narkoba Simalungun-Batubara, Minggu (04/06/2017) dan 2 orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga: 6 Komplotan Narkoba Simalungun-Batubara Diciduk, 2 Berstatus DPO

Bahkan, AKBP Marudut Liberty Panjaitan berhasil menggulung jaringan dan bandar narkoba jenis sabu dari tempat persembunyiannya, di dekat rumah mantan Wali Kota Siantar, di Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar.

Baca juga: Dekat Rumah Mantan Wali Kota Siantar, Polres Simalungun 'Gulung' Bandar Narkotika

Beringas, jaringan narkotika kembali diungkap AKBP Marudut Liberty Panjaitan. Kali ini jaringan Arifin Saragih dan pelaku sampai saat ini merupakan buruan polisi atau Daftar Pencarian Orang (DPO). Dari jaringan yang berhasil diungkap pelaku sebanyak 3 orang antara lain, Marudut Sinurat, Naldo Sinaga dan Putra. Ketiganya berhasil diungkap berjenjang dan di lokasi berbeda.

Baca juga: Beringas! Jaringan Narkoba di Simalungun Kembali Terungkap

Pengungkapan lainnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu-sabu jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Kota Medan. Sebanyak 3 orang pelaku diamankan dari jaringan tersebut yang masih berkaitan dengan jaringan narkotika di bawah pimpinan Arifin Saragih yang sampai saat ini masih merupakan buruan polisi (DPO).

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat memaparkan para pelaku. (foto: Zai)

Ketiga pelaku yang diamankan merupakan 1 keluarga (ayah dan anak), yakni Fransiskus Sianipar, Leo Sianipar dan Brando Sianipar. Pelaku Fransiskus Sianipar (God Father) diketahui merupakan pegawai honorer Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar.

Baca juga: Polres Simalungun Ungkap 'God Father' Jaringan Narkoba Lapas Tanjung Gusta Berbasis IT