Siantar, hetanews.com - Beberapa preman memukuli Doli Hardiata Nugraha (17) di dekat Hypermart Plaza, Simpang Rami, Jalan Medan, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (11/7/2017) siang.

Doli mendapatkan luka koyak 4 jahitan di bagian kepalanya dan perawatan di Rumah Sakit (RS) Tentara Kota Siantar. Kelopak mata Doli juga mengalami bengkak dan mengeluarkan darah.

Diketahui, kejadian ini berawal saat Doli sedang makan siang di rumahnya, Jalan Rabait, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba dan didatangi adiknya, Anggi Aditia Nugraha (15) yang mengaku baru dipukuli dua orang dekat Hypermart.

Tak terima adiknya dipukuli, ia kemudian membonceng adiknya ke lokasi untuk menemui preman tersebut. Di lokasi, mereka bertemu dengan kedua orang preman itu dan satu diantaranya bernama James Situmorang.

Di dekat Hypermart itu, terjadi adu mulut hingga datang teman dari kedua orang pemukul itu. Preman itu seakan menang jumlah tak suka berdebat membuat mereka memukuli Doli yang bekerja sebagai montir di bengkel itu hingga berdarah-darah.

Puas mengeroyok, preman itu melarikan diri. Warga yang melihat Doli berdarah-darah membawanya ke bidan terdekat. Orang tua Doli pun datang ke lokasi dan membawa anaknya itu ke Polres Siantar untuk membuat laporan pengaduan pengeroyokan.

Masih dengan kondisi kepala yang diperban dan masih bercucuran darah, Doli tidak sanggup saat diperiksa kepolisian. Pihak Polres Siantar pun membawanya ke RS Tentara.

Kejadian ini, menurut Anggi bahwa ia dipukuli preman itu saat hendak daftar ulang ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Siantar. Saat berkendara, ia terus dipepet preman itu bahkan sampai terjatuh.

Anggi pun emosi hingga menendang sepeda motor pelaku. Preman itu pun ikut emosi dan memukuli Anggi.

Kanit SPKT II Polres Siantar, Ipda Jhon Purba, membenarkan Doli sudah datang melapor bersama orang tuanya.