HETANEWS

Ucap Janji di Depan Jenazah, Doa Kapolres Asahan Terkabul

Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syarin Ritonga saat menyampaikan turut berduka cita di rumah korban Nursi boru Sirait.

Asahan, hetanews.com- Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritongga, bernafas lega, di mana janjinya dihadapan jasad Nursi boru Sirait yang disaksikan anak-anak korban dan keluarga juga masyarakat, di Dusun Dusun III, Desa Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan, akhirnya  terkabul. 

"Terima kasih atas peran dan doa kita bersama, akhirnya para pelaku ini berhasil kita ringkus dalam waktu 1X 24 jam,” ucapnya. 

"Tindakaan para pelaku ini sangat keji hanya karena permasalahan uang, nyawa melayang. Saya berharap kita sebagai masyarakat lebih mawas diri dan tingkatkan iman sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Sehingga hal seperti ini tidak perlu terjadi,"'ujar Kobul dengan nada suara rendah, Kamis (13/07/2017).

Baca juga: Keluarga Korban Nursi Boru Sirait Minta Pelaku Dihukum Mati

Kobul menuturkan, pengungkapan kasus ini berkat kerja sama baik dari Sat Reskrim dengan Tim Jatanras yang juga dibantu Jatanras Polda Sumut.

"Namun saya yakin, doa tulus dari masyarakat sekitar dan anak-anak korban dijawab Allah, sehingga terungkap lah motif dari kejadian yang menewaskan dua ibu rumah tangga separu bayah ini," katanya lagi. 

Kapolres juga berpesan, apabila ada melihat atau mendengar tindak kejahatan yang mengganggu kamtibmas agara secepatnya memberi informasi kepada pihak Kepolisian terdekat.

Sementara itu, Ketua Fraksi Kedaulatan Umat DPRD Asahan, Henri Siregar, mengucapkan syukur karena kasus ini dapat diungkap dengan cepat.

"Saya memberi  apresiasi kepada pimpinan Polres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritongga telah mengungkap kasus pembunuhan yang keji ini," ujarnya. 

Baca juga: Lima Pelaku Pembunuhan 2 IRT Diringkus, Ini Ceritanya

"Alhamdulilah, para pelaku telah dibekuk oleh tim Polres Asahan dan secara pribadi, saya turut berduka cita kepada kedua keluarga korban. Semoga almarhum ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan bagi anak - anak korban juga keluarga korban, diberi ketabahan," ujar kader PKS ini. 

Terpisah, salah satu masyarakat Asahan, Arnes Arbain berharap, kinerja seperti ini dapat dipertahankan pihak Polres yang mampu mengungkap kasus pembunuhan dengan waktu cepat.

"Memang  kejadian ini  sudah di luar batas prikemanusiaan. Bila kita lihat Nursi Boru Sirait ini  tidak ada sangkut paut dengan persoalan antara otak pelaku Nurhasana Siregar. Walaupun hal serupa juga tidak patut dilakukan kepada korban Klara boru Siallagan ini. Dan masih banyak cara untuk menyelesaikan suatu persoalan. Atau permasalahan tidak harus diselesaikan dengan kekerasaan hingga menghilangkan nyawa orang lain," ujar Arnes yang setia membaca berita hetanews.

Penulis: heru. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.