Simalungun, hetanews.com- Keterlibatan rakyat dalam tahapan pengelolaan keuangan negara dapat dimaknai sebagai keikutsertaan masyarakat dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Berkaitan dengan keterlibatan rakyat dalam pembangunan tersebut, CV Sandi Karya, selaku pelaksana kegiatan peningkatan jalan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN IV Balimbingan mengatakan, itu bukan urusanmu.

"Itu bukan urusanmu, itu urusanku. PTPN IV milikku,"ujar pihak CV Sandi Karya dari seberang telepon selulernya, Selasa (11/07/2017) sekira pukul 13.05 WIB saat dikonfirmasi Hetanews terkait abal - abalnya peningkatan jalan, di Nagori Marubun Bayu, Tanah Jawa.

Keangkuhan pihak CV Sandi Karya pemilik nomor Hp, 081362338XXX ini juga dirasakan oleh sejumlah staf PTPN IV Balimbingan yang berkedudukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

"Tak abang saja yang mengalami, sejumblah staf PTPN IV Balimbingan juga mengalami. Bahkan mengancam akan memecat karena mengingatkan untuk memasangi plang proyek," ujar warga dilokasi mengingatkan.

Kondisi proyek yang diduga abal - abal.

Dikatakan warga tersebut, RG, sampai ini hari masyarakat sekitar tidak tau bahwa peningkatan jalan menggunakan material perkerasan batu padas tidak cukup tua adalah kegiatan CSR PTPN IV Balimbingan untuk Nagori Marubun Bayu.

"Kami tidak tau peningkatan jalan ini merupakan CSR PTPN IV Balimbingan. Kami menduga sebelumnya kegiatan ini dari Pemkab Simalungun, sebab Pangulu kami, Sudarno yang mensub kegiatan ini," terangnya.

Menanggapi persoalan yang disampaikan pihak CV Sandi Karya ini, Pangulu Nagori Marubun Bayu, Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun seolah tersambar petir, tak percaya dan meminta nomor hape pemborong dimaksud.

"Ahh, masak gitu dikatakan. Kirimkan dulu nomor hape pemborong tersebut,"kagetnya dari seberang telepon selulernya yang setelahnya meminta tolong untuk dikirimkan nomor hape pemborong tersebut.