pn simalungun

Bunuh dan Bakar Ibu Mertua Terdakwa Terancam Hukuman Mati di PN Simalungun
Andi Liani (22) warga Perdos didakwa melakukan pembunuhan secara berencana terhadap korban yang juga ibu mertuanya Nur Intan br Rambe.
Tak tanggung-tanggung Hakim vonis turun hukuman terdakwa Suro Sihombing (59) warga Mariah Hombang sebagai jurtul togel.
Jaksa Julita Nababan menuntut dua terdakwa Jumapril Sianipar (48) dan Kardiman Manik (49) penduduk Huta III, Tanjung Marelok, Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi masing-masing selama 6 bulan penjara di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (20/4/2017).
Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Vernando dan Indri Wirdya menyatakan banding atas putusan Ketua Majelis Hakim Lisfer Berutu yang menjatuhkan vonis hanya membayar denda Rp 10 juta terhadap terdakwa Ronni br Simbolon (36), disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (18/4/2017).
Seorang Paman, Sugiono alias Iyan (43) didakwa menjual sabu kepada ponakannya M Naim (disidangkan dalam berkas terpisah) diadili dalam persidangan di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (17/4/2017).
Tiga terdakwa masing-masing Heri Supriansyah alias Able (32) warga Kampung Bukit Bayu Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja, Bambang Irmansyah (37) dan Kusmaya Wardana alias Dana (37), keduanya warga Kampung Marihat Bayu Nagori Bah Joga didakwa tanpa hak atau melawan hukum menguasai, memilik narkotika golongan satu.
Terdakwa Ramudin Tindaon (57) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (17/4/2017) terkait kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi 4 tahun lalu.
Karyawan PTPN IV Kebun Dosin, Pardiman Saragih (45) alias Pardiman, warga Huta Kampung Dolok Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, terbukti melakukan pencurian sebanyak 280 Tandan Buah Segar (TBS) milik perkebunan, dituntut 7 bulan penjara disidang di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/4/2017).
Riki Zulkarnaen Lubis (33) didakwa tanpa hak memiliki, menguasai narkotika golongan sabu seberat 0.
Terbukti sebagai penulis angka tebakan yang akrab disebut juru tulis (jurtul), terdakwa Hendrik Simangunsong (35) divonis 1,5 tahun penjara disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/4/2017).