pejabat

Hefriansyah Lantik Pejabat Terpidana, Ini Kasusnya
Sebanyak 776 orang pejabat eselon III dan eselon IV dilantik Wakil Wali Kota Siantar, Hefriansyah.
Mewujudkan pemerintahan yang bersih, Wakil Wali Kota Siantar, Hefriansyah diminta untuk mencopot sejumlah oknum pejabat yang pernah tersangkut kasus hukum.
Sebanyak 200 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sebelumnya mendapat jabatan sebagai Eselon III maupun Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Siantar, kini tidak mendapat jabatan setelah adanya perubahan nomenklatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.
Tadi siang, Selasa (16/5/2017), di Auditorium USI, sebanyak 776 pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) dikukuhkan kembali, dilantik serta diambil sumpah oleh Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Siantar, Hefriansyah.
Pengambilan sumpah jabatan Pejabat Eselon III dan IV yang berlangsung di Auditorium USI Kota Siantar, Selasa (16/5/2017).
Sekitar 2 tahun posisi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) dan Protokoler dijabat Pelaksana Tugas (Plt), mulai hari ini resmi diisi dengan pejabat definitif, setelah dilakukan pengukuhan dan pelantikan pejabat Eselon III dan IV di Auditorium USI, Selasa (16/4/2017) pukul 13.
Mewujudkan penyelenggara negara yang taat azas umum, Wakil Bupati Asahan, Surya meminta kepada seluruh pejabat di daerah itu tidak sepele terhadap pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Bupati Taput Nikson Nababan melantik Pejabat di Lingkungan Pemkab Taput, di antaranya pejabat Eselon II (Pimpinan OPD dan Asisten), Eselon III, Eselon IV, Direktur/Pembantu Direktur Akbid, Kepala Sekolah SD/SMP dan Pengawas Sekolah, bertempat di Balai Data Kantor Bupati, Tarutung (6/5/2017).
Sebanyak 614 pejabat eselon II,III dan IV yang terdiri dari pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemko Tebingtinggi dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Wali kota OK Zulkarnain, Senin (30/1/2017), di halaman kantor Balai Kota Jalan Sutomo kota setempat.
Ternyata, pengangkatan pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemko Siantar bukanlah artiannya sebagai mutasi.