dishub siantar

Ada Oknum Bekingi Pedagang Berjualan di Bahu Jalan
Dinas Perhubungan (Dishub) melalui Bidang Hubungan Darat (Hubdat) melakukan penertiban kepada sejumlah pedagang yang menggunakan bahu jalan sebagai tempat berdagang di beberapa lokasi di Kota Siantar, Senin (13/2/2017).
Berakhirnya kontrak pengelolaan parkir dengan pihak ketiga per 31 Desember 2016, maka pengelolaan parkir kendaraan di tepi jalan umum kembali ke UPT Perparkiran dibawah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Siantar.
Sampai saat ini penempatan Naik Lubis sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pemerintahan Siantar masih menjadi perhatian, dimana dengan usia yang sudah mencapai 59 tahun dan bergelar Sarjana Hukum (SH) tidak dapat dianulir sesuai penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016.
 Pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah di Kota Siantar menyebabkan adanya pro kontra.
Dengan adanya wacana bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp 2015 miliar, maka proyek jalan lingkar atau Siantar Outer Ring Road (SORR) yang sudah terkatung-katung selama 10 tahun kemungkinan besar bisa dilanjutkan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Siantar belum bisa memastikan apakah pengelolaan pengutipan retribusi parkir tepi jalan tahun 2017 dikelola pihak Pemerintah Kota (Pemko) sendiri atau pihak ketiga.
Penjabat (Pj) Wali Kota, Anthony Siahaan telah mengeluarkan perintah kepada Dinas Perhubungan (sebelumnya Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika) untuk pengelolaan pengutipan parkir tepi jalan Kota Siantar tahun 2017 diserahkan kepada pihak ketiga atau ditenderkan.
Pemungutan retribusi parkir di tepi jalan yang berlangsung selama ini perlu dicermati.
Lampu pengatur lalu lintas atau biasa disebut lampu merah (traffic light) di sejumlah titik di Kota Siantar kerap padam.