Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Ratusan Pelajar Ikuti Pesantren Kilat Remaja Masjid se Kota Tebingtinggi

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan menyematkan tanda pengenal para peserta. (foto : Ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan membuka kegiatan Pesantren Kilat Remaja Masjid se Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) setempat, Minggu (18/6/2017), di Kompleks Pondok Pesantren Al Hasyimiyah Kecamatan Padang Hulu.

Diingatkan Umar  kepada para peserta yang mengikuti Pesantren Kilat, adalah bersyukur karena menjadi pemuda yang terpilih olah Allah SWT sebagai peserta. 

“Karena orang-orang yang dicintai Allah SWT itu adalah anak-anak muda yang hatinya senantiasa bergantung pada mesjid, seperti hal para peserta pesantren kilat ini,” ujarnya.

Disampaikan Umar, jika ingin menguasai dunia dan akhirat adalah dengan ilmu, dan menggali ilmu tersebut tidak hanya bisa diperoleh melalui pendidikan formal saja, tetapi juga informal seperti Pesantren Kilat. 

“Di dalam Islam tidak hanya mengajarkan untuk memperoleh ilmu dan cerdas saja. Tetapi juga mengajarkan manusia mempunyai akhlak dan dengan ilmu, kecerdasan dan ahklak pula seseorang akan mampu menjadi pemimpin,” terangnya.

Di bagian lain, Umar mengatakan untuk melakukan sebuah perubahan kearah yang lebih baik ada beberapa hal yang dimiliki seorang yakni niat, ilmu, kemauan dan komitmen yang selanjutnya diaktualisasikan. 

“Dengan mengikuti pesantren kilat ini tentunya menginginkan suatu perubahan pada diri sendiri untuk masa depan, dan untuk itu ikuti kegiatan ini sebaik-baiknya, dan jangan menggerutu atau mengeluh karena hal-hal yang sepele”, pesan Wali Kota.

Ketua DMI Tebingtinggi, Ustad Agusnul Khoir menyampaikan, kegiatan ini awalnya direncanakan akan diikuti sekitar 75 orang. Namun setelah dilakukan pendaftaran, ternyata peminatnya sangat banyak mencapai 178 orang, dengan segala pertimbangan dan kebijakan akhirnya semuanya diterima.

“Kegiatan lainnya yang akan dilakukan adalah memberikan bantuan paket terhadap para pelajar yang kurang mampu berupa kelengkapan sekolah. Hingga saat ini sudah terkumpul 44 paket, Insya Allah beberapa hari kedepan akan bertambah lagi,” harap Agussul.

Penulis: Ver. Editor: Aan.