Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Unefa dan Disdik Simalungun Adakan Seminar Nasional Pendidikan

Acungkan jempol siap dukung pendidikan berkarater.

Simalungun, hetanews.com - Salah satu tantangan terbesar abad ini dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) Indonesia sekarang dengan merosotnya karakter generasi muda, serta gejala menurunnya moral para pelajar sudah semakin nyata.

Banyaknya kasus kekerasan, intoleransi yang semakin meruncing, kurangnya rasa gotong royong, rasa hormat terhadap orang tua semakin menurun, bahkan rasa Kebangsaan Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Dalam menyikapi tantangan tersebut, Universitas Efarina (Unefa) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun melaksanakan seminar nasional pendidikan, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati Amran Sinaga bertempat di Aula T Djohan Garingging Simalungun City Hotel, Pematang Raya Senin (19/6/2017). 

Seminar yang dilaksanakan mulai 19-22 Juni 2017 itu mengusung tema "Membangun pendidikan berkarakter dalam rangka pejingkatan daya saing sumber daua manusia bagi pendidikan di Kabupaten Simalungun". Dengan jumlah peserta sekitar 4.400 orang yang dibagi dalam 4 gelombang.

Bupati JR Saragih dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Amran Sinaga mengatakan, bahwa Pemkab Simalungun menyambut positif dan mengapresiasi prakarsa pelaksanaan seminar ini.

Caption

Menurut JR Saragih, ini sebagai upaya implementasi penguatan pendidikan karakter setiap sekolah yang harus diketahui dan dipahami setiap pendidikan dalam melaksanakan tugasnya membentuk SDM yang memiliki kompetensi, kecerdasan, terampilan dan bermoral serta bertaqwa kepadanTuhan Yang Maha Esa.

“Melalui seminar ini dapat memberikan edukasi dan strategi penguatan pendidikan karakter tersebut melalui para nara sumber yang ahli di bidangnya,, sehingga generasi di Simalungun segera mendapatkan pengenalan dan penguatan pendidikan karakter di setiap sekolah nantinya,” sebut JR Saragih.

Kepada para tenaga pendidik dan guru diharapkan agar menerapkan pola pembinaan karakter Indonesia yang tentu memiliki perbedaan dalam nilai dan konsepnya dengan karakter dan budaya bangsa.

Abdiyanto selaku Rektor Unefa dalam sambutannya mengatakan perilaku karakter kehidupan bersosial masyarakat akhir-akhir ini sudah melampui batas, di dunia pendidikan tindakan kriminal antara mahasiswa dengan dosen di kampus sering terjadi, banyak geng motor, bahkan sesama guru mapun dosen sudah tidak berani saling nasehat menasehati. “Ini menjadi ancaman bagi kehidupan kita,” katanya.

Dikatakan Abdiyanto, di dunia demokrasi saat ini sebagai seorang guru sangat khawatir karena banyaknya informasi simpang siur yang membuat tidak percaya diri. Bahkan harus mampu memilah informasi, terlebih melalui media sosial, mana yang terakurat dan terpercaya dan mana yang tidak.

Kadis Pendidikan diwakili Parsaulian Sinaga melalui seminar yang disajikan oleh para nara sumber kiraya dapat memberikan ilmu pengetahuan dan kemampuan kepada pendidik . Ini sekaligus peserta dalam mengimplementasinya, yang diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada peserta didik kedepan.

               

 

Penulis: jer. Editor: Aan.