Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Orang Tua Diejek, Jatawan Munthe Dibacok, TKP Jalan Asahan Km 4

Jatawan Munthe saat dirawat di RSVI Kota Siantar.

Simalungun, hetanews.com - Merasa sakit hati karena orang tuanya diejek, membuat Anggian Parololoan Sialagan (38) gelap mata hingga akhirnya mendekam di sel tahanan Polsek Bangun.

Informasi dihimpun dari Polsek Bangun, Senin (19/6/2017), warga Jalan Asahan Km 5, Nagori Sejahtera, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini membacok korbannya Jatawan Munthe (66) warga yang sama dengan menggunakan sebilah parang besi panjangnya 40 cm.

Peristiwa pembacokan itu terjadi Minggu (18/6/2017) sore di depan rumah Nawi Harahap di Jalan Asahan Km 4, Nagori Sejahtera.

Peristiwa pembacokan diketahui anak korban Roy Manson Munthe (43) bersama sejumlah saksi saat berada di warung kopi milik Pak Kia Ginting 

Roy mendapat informasi dari warga jika korban telah dianiaya pelaku. Mengetahui hal itu, Roy yang juga pelapor bersama saksi mendatangi lokasi di maksud.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Roy melihat orang tua nya sudah terjatuh dan berlumuran darah akibat bacokan parang yang dipakai pelaku.

Korban saat mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian iti, korban mengalami luka robek sebanyak 5 robekan di kepala, punggung kanan dan tangan sebelah kanan pada bagian telapak tangan.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Siantar untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara Roy langsung melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialami orang tua nya ke Polsek Bangun.

Petugas usai mendapatkan laporan pengaduan, langsung mendatangi TKP dan menangkap pelaku, selanjutnya diboyong ke Polsek Bangun untuk menjalani proses pemeriksaan.

Polisi juga mengamankan barang bukti sebilah parang, sepotong kemeja lengan pendek warna biru dan celana panjang abu-abu yang berlumuran darah.

Sementara motif pelaku melakukan penganiayaan akibat merasa sakit hati karena orang tuanya diejek-ejek korban.

Penulis: jer. Editor: Aan.