Ditabrak Siantar Bus, Kaki Kanan Netty Manalu Diamputasi

Petugas Sat Lantas Polres Siantar saat mendata korban di RS Harapan. (foto : Res)

Siantar, hetanews.com - Akibat bertabrakan dengan angkutan kota (angkot) Siantar Bus, Netty Boru Manalu (27) harus terbaring lemah di Rumah Sakit (RS) Harapan, Jalan Farel Pasaribu, Kecamatan Siantar Marihat. 

Warga Jalan Patimura Ujung, Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat ini juga harus kehilangan kaki sebelah kanannya atau diamputasi usai kecelakaan di Brian Florist Simpang 4, Jalan Ercis, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Minggu (18/6/2017).

Supir angkot Edi Santo Tulus Nababan saat diinterogasi petugas. (foto : Res)

Namun pada saat kecelakaan itu terjadi, Netty tidak sendirian  melainkan membonceng iparnya Tiurma Boru Manalu dan keponakannya Roma Happy Yudha Silaban (4) dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo nomor polisi (nopol) BK 6513 WAD milik korban.

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Eridal Fitra menjelaskan, kalau kejadian tersebut bermula ketika angkot yang dikemudikan Edi Santo Tulus Nababan (18) warga Kisaran, Kabupaten Asahan itu melintas dari Jalan Narumonda Bawah hendak mencari penumpang.

Kondisi Netty yang kakiny terputus usai ditabrak angkot. (foto : Res)

Lalu supir angkot berbelok menuju Jalan Ercis. Tiba-tiba datang sepeda dikendarai korban dan2 orang yang diboncengnya.

Karena jaraknya sudah terlalu dekat membuat supir angkot menjadi gugup dan tidak sempat mengerem, sehingga langsung menabrak sepeda motor korban. Ini membuat korban terseret-seret ke badan aspal sejauh 4 meter.

Menurut Eridal, akibat kecelakaan itu kaki sebelah kanan Netty terputus. Sementara kedua korban yang dibonceng mengalami luka parah di bagian kepala, sehingga harus mendapatkan perawatan. Roma yang mengalami luka di bagian kening dan gigi atas copot sudah dibawa pulan pihak keluarganya.

Salah satu korban Roma Happy Yudha Silaban. (foto : Res)

Sementara itu, supir angkot sudah diamankan. Namun angkot tersebut berhasil dilarikan oleh toke atau pemiliknya setelah tau menabrak sepeda motor.

"Kita sudah meminta keterangannya dan dia (Edi) mengaku hanya sebagai supir serep. Namun angkot yang dikemudikan Edi berhasil dilarikan pemiliknya, dan kami masih melakukan pencarian terhadap mobil dengan nomor pintu 037. Sementara 2 korban lainnya masih dirawat," pungkas Eridal mengakhiri. 
 

Penulis: Res. Editor: Aan.