Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Warga Jalan Thamrin Tolak PKL Malam Berjualan di Depan Tokonya

Para PKL malam yang direlokasi di depan gedung Pasar Horas, Jalan Imam Bonjol. (foto : Ndo)

Siantar, hetanews.com - Para Pedagang Kaki Lima (PKL) malam dari Jalan Sutomo-Merdeka di lokasi ke Jalan Thamrin menuai polemik baru.

Ini karena menimbulkan ketegangan antara PKL dengan warga yang tinggal di Jalan Thamrin.

Saat PKL menggelar dagangannya persis di depan pintu masuk toko di sana, sejumlah warga langsung datang dan meminta untuk tidak melanjutkan aktifitasnya. Namun himbauan warga tersebut sempat mendapat perlawanan dari PKL dalam bentuk argumentasi.

"Kami datang kesini karena sudah mendapatkan persetujuan dari Satpol PP, mereka yang membuat tanda supaya kami bisa jualan," kata salah seorang pedagang yang mengenakan baju orange yang diketahui marganya Pangaribuan, Sabtu (17/6/2017) malam.

Menanggapi itu, sejumlah warga menegaskan bahwa kehadiran PKL berjualan di depan toko sangat mengganggu kenyaman, baik untuk keluar masuk gedung, saat beristirahat dan saat melakukan aktifitas lainnya.

Para PKL yang berjualan di Jalan Imam Bonjol. (foto : Ndo)

"Kita sama-sama nyari makan nya. Tetapi bagaimana kalau ada berjualan didepan rumah kalian. Kami butuh ketenangan, bukannya apa-apa. Tidak ada maksud benci bagi PKL," kata warga sekitar saat berdialog dengan PKL.

Setelah ditelpon warga, personil Satpol PP hadir di lokasi yang dipimpin Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Abidin Damanik. Tampak juga hadir anggota DPRD Siantar yang mendengarkan keluhan warga yakni OW Herry Darmawan dan Arapen Ginting. Dengan tegas warga mengaku tidak bisa menerima kehadiran PKL lantaran aktifitas mereka sangat terganggu. 

"Kami akan sampaikan kepada pedagang dan kami akan awasi agar tidak berjualan di sepanjang Jalan Thamrin. Kalau memang ada warga yang mengijinkannya, ya tidak apa-apa,” kata Abidin.

Amatan di lapangan, PKL malam tersebut kini sudah mendapat larangan dari Satpol PP untuk tidak berjualan di Jalan Thamrin, khususnya di depan ruko warga yang keberatan. Untuk lokasi berjualan, Satpol PP menyediakan di sepanjang depan gedung Pasar Horas.

Sementara itu, warga Jalan Thamrin yang protes terkait dengan relokasi PKL sudah menyiapkan surat keberatan disertai dengan tanda tangan dan penyerahan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mulai menempelkan selebaran bertuliskan dilarangan berjualan. 

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Siantar, OW Herry Darmawan yang turun malam itu meminta pihak Satpol PP memantau dan memastikan bahwa di sepanjang Jalan Thamrin tidak ada PKL menunggu adanya relokasi yang lebih layak dan dapat diterima seluruh pihak.

Penulis: Ndo. Editor: Aan.