Wakil Wali Kota Pimpin Apel Simulasi Kontijensi Sispam Kota Siantar

Wakil Wali Kota, Hefriansyah bersalam komando dengan Kapolres Siantar, AKBP Doddy Darjanto. (foto : Humas)

Siantar, hetanews.com - Wakil Wali Kota Siantar, Hefriansyah berkenan memimpin Apel Pelaksanaan Simulasi Kontijensi Sispam Kota serta Penandatanganan Nota Kesepakatan untuk kerjasama dalam rangka penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban serta bencana kebakaran di wilayah Kota Siantar, Sabtu pagi (15/4/2017) di Lapangan Adam Malik.

Sebelum dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan, terlebih dahulu digelar Upacara yang diikuti Polisi Militer, TNI, Brimob, Polres Siantar, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran Pemko dan Randis Polres Siantar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam PT STTC.

Wakil Wali Kota Hefriansyah menekan tombol panic button. (foto : Humas)

Usai upacara, dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Hefriansyah selaku Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto, Dandim 0207/Simalungun, Dandenpom I/1, Pimpinan DPRD, Danki Brimob, GM PT STTC serta perwakilan PLN.

Hefriansyah dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut dan diharapkan dapat menjalin kerjasama yang baik dari seluruh stekholder, baik dalam penanganan maupun penanggulangan jika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban serta kebakaran. “Kita mengetahui bahwa kontijensi adalah suatu keadaan yang diperkirakan akan terjadi, sehingga dibutuhkan adanya keterampilan dan kesiapsiagaan serta kerjasama yang baik dari seluruh aparat terkait ,” katanya.

Terlihat sebuah gubuk yang diasumsikan sebagai Kantor Wali Kota dan Gedung DPRD yang terbakar akibat amuk massa dipadamkan oleh petugas Damkar. (foto : Humas)

Ditambahkan, Simulasi Sispam Kota ini diharapkan dapat memotivasi seluruh aparatur yang terkait dalam penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban serta penanggulangan bencana kebakaran untuk tetap terjalinnya komunikasi serta kerjasama yang baik. Sehingga dalam pelaksanaan penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban serta bencana kebakaran dapat dilaksanakan secara profesional, efisen dan efektif serta akibat yang timbul dapat diminimalisir.

Setelah Penandatanganan Nota Kesepakatan, digelar kegiatan Simulasi Sispam Kota dan Simulasi Penanganan Kebakaran Kantor DPRD Kota Siantar. Di mana dalam kegiatan Sispam Kota tersebut Polres Siantar mengasumsikan adanya pergerakan atau unjuk rasa yang diakibatkan adanya konflik tanah. Dampaknya, massa merasa keberatan dan akan melakukan aksi unjuk rasa ke Walikota dan DPRD. Dari informasi tersebut Polres Siantar menyiapkan pengamanan mengatasi aksi unjuk rasa oleh massa yang keberatan. 

Adapun tahapan tahapan penanganan Situasi Kontijensi yang terjadi di Kantor Wali Kota Siantar, Pegawai Kantor Walikota Menekan Tombol Panic Button yang diterima oleh Polres Siantar. Selanjutnya Siantar Crisis Centre (SCC) meneruskan Tombol Panic Button dan membroadcest Personil Polres Siantar dan Sherke Grup WA CPB dan di Pancarkan melalui HT. Selanjutnya Polres menurunkan personil Dalmas dan melakukan negosiasi namun massa tidak puas. Selanjutnya massa semakin bertambah dan melakukan tindakan anarkis sehingga Dalmas lintas ganti dilakukan Satuan Brimob.

Petugas Dalmas sedang menganmankan aksi massa yang sedang melakukan huru-hara. (foto : Humas)

Untuk meredam anarkis massa Tim Tindak dari Polres menangkap salah satu peserta aksi yang dianggap provokator sehingga massa dapat ditenangkan dan dapat dibubarkan Gabungan Pasukan Dalmas sehingga situasi aman dan kondusif.

Usai simulasi konflik tanah dilanjutkan dengan kegiatan Simulasi Penanganan Kebakaran yang diasumsikan Kantor DPRD Kota Siantar terbakar. Kotijensi Panic Button oleh Pegawai Satpol PP diterima Personil SCC dan dilanjutkan memberitahukan kepada personil Polres melalui SMS Broadcast dan Shere ke Group WA melalui HT. Kemudiaan Mobil AWC Polres Siantar, Mobil Damkar Pemko dibantu mobil Pemadam PT STTC meluncur ke TKP kebakaran dan melakukan pemadaman api yang membakar Kantor DPRD.

Setelah api dipadamkan, personil Satuan Shabara melakukan  mengamankan TKP dan fungsi Identifikasi memasang garis police line berikut personil fungsi Intelkam dan Satuan Reskrim melakukan Pulbaket dan Lidik atas kejadian tersebut.  Atas kejadian tersebut arus lalulintas di sekitar TKP mengalami kemacetan namun dapat dilancarkan personil Satuan Lalulintas.

Penulis: Ndo. Editor: abn.
Komentar 1
  • Glenn Sembiring
    ini memang sudah tradisi bagi penguasa di siantar,,arogansi ,kebal hukum ngomong memenjarakan orang,, seolah olah penjara iti milik pribadi dia,,, pak kapolres bertindaklah dengan tegas,,dalam kasus ini