Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Listrik ‘Mati-Hidup’ Picu Kerusakan Barang Elektronik

Service elektronik warga yang terkendala akibat pemadaman listrik. (foto : Trendy)

Humbahas, hetanews.com - Masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) akhir-akhir ini sangat diresahkan oleh keadaan listrik yang sering sekali padam.

Sementara seperti diketahui, Humbahas adalah salah satu Kabupaten yang memiliki sumber listrik yang melimpah dari kabupaten-kabupaten lain di Sumatera Utara. Ini terlihat dari banyaknya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang kini tengah gencar dibangun oleh pemerintah di kawasan Humbahas.

Keadaan ini membuat masyarakat banyak mengeluh. Pasalnya pemadaman listrik ini terbilang unik, padamnya listrik hanya berkisar 3-5 menit, namun dapat sampai 5-6 kali dalam deretan waktu yang berdekatan.

Hal ini diduga menimbulkan banyak kerugian di kalangan masyarakat, mulai dari terhambatnya aktifitas warga di malam hari, termasuk para pelajar yang hendak belajar di rumah, sampai pada kerusakan barang-barang elektronik seperti komputer, kulkas, televisi, rice cooker, dan lain-lain.

Masyarakat meminta kepada pemerintah agar lebih berpihak kepada warga dan berharap agar keadaan yang merugikan ini dapat segera diatasi. Ini agar tidak menjadi penghambat untuk beraktifitas dan menjadi masyarakat yang lebih maju.

Kantor PLN Doloksanggul. 

“Kami ini orang kecil, mungkin harga barang-barang elektronik bagi mereka-mereka yang di atas itu (pemimpin) tidak seberapa. Namun bagi kami sangat susah bahkan untuk memperbaiki kerusakannya, apalagi mengganti yang baru. Banyak juga acara-acara yang terkendala, seperti acara kebaktian dan belajar anak-anak”, terang salah seorang warga bermarga Banjarnahor, Senin (10/4/2017).

Bukan hanya itu, kebakaran yang baru-baru ini terjadi di Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbahas diduga diakibatkan oleh pemadaman listrik berulang-ulang. Ini mengakibatkan kerusakan pada barang elektronik warga dan memicu terjadinya hubungan pendek arus listrik.

Hal ini diketahui saat wartawan mengkonfirmasi pada salah seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.

“Waktu kejadian kebakaran kemarin, petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) datang untuk survei lokasi kebakaran. Mereka mengatakan kalau penyebab kebakaran itu adalah konsleting listrik. Tapi yang buat emosi masa petugasnya bilang kalau listrik padam, meteran listrik harus dimatikan. Kalau sudah hidup baru dihidupkan lagi meterannya, gak kerjaan lah itu. Sementara bisa sampai 6 kali listrik padam hanya dalam 20 menit,” ujar seorang wanita yang meminta identitasnya dirahasiakan itu (10/04/2017).

Sampai saat ini belum diketahui apa alasan dari pemadaman listrik yang berulang-ulang ini.

Sementara Kepala PLN Doloksanggul ketika ingin dikonfirmasi melalui telepon seluler, belum dapat dihubungi karena sedang tidak aktif.

 

Penulis: Trendy. Editor: Aan.