Terbukti Lakukan Pengerusakan Ibu dan Anaknya Divonis 7 Bulan Bui

JPU Pahala Eric Sylvandro menghadapakan ibu dan anak disidang putusan. (foto : Ayu).

Simalungun, hetanews.com - Ibu dan anaknya, Tianur br Manurung (56) warga Dusun II Sei Besar, Kelurahan Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka Batubara dan Rolis Callebud Gultom (27) warga Huta Jaumariah Nagori Saribu Asih, Kecamatan Hatonduhan, terbukti melakukan pengrusakan, divonis 7 bulan bui disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (1/3/2017).    

Putusan majelis hakim Novarina Manurung, Justiar Ronald dan Hendrawan Nainggolan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Pahala Eric Sylvandro, yang semula menuntut pidana penjara selama 1 tahun. 

Kedua terdakwa  bersama Robin Gultom (DPO) pada Kamis, 15 Januari 2015 sekira pukul 09.00 WIB di Huta Jauhmariah Nagori Saribu Asih di depan umum dengan sengaja melakukan pengerusakan.

Para terdakwa memotong pohon durian, pohon kelapa dan pohon jeruk nipis dengan sebuah kampak hingga rusak dan tidak dapat tumbuh lagi milik saksi korban Mif Dewi Maya Siahaan.

Akibat perbuatan para terdakwa, saksi korban mengalami kerugian lebih dari Rp 10 juta. Perbuatan para terdakwa dipersalahkan dengan pasal 170 (1) KUHP dan pasal 406 (1) KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.    

Para terdakwa melakukan pengerusakan karena merasa lahan tersebut merupakan warisan.

Namun, faktanya, tanaman tersebut telah ditanami saksi korban Mif Dewi Maya Siahaan dan Mangiring Manurung, sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 239.
 

Penulis: ay. Editor: Aan.