Akun milik YS yang mengajak bakar Polres Siantar. (foto : Facebook).

Siantar, hetanews.com - Seorang siswa salah satu Madrasah Tsanawiyah ( MTs) Swasta atau setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial YS (14) dijemput tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Siantar dari kediaman orang tuanya di Jalan Melanthon Siregar, Marihat Central, Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marimbun, Selasa (10/1/2017) sekira pukul 11.45 WIB.

Hal ini disebabkan pelajar yang masih duduk di bangku kelas VIII ini mengajak membakar Polres Siantar melalui akun Facebooknya (FB) Yusdi Generation Gangster (YGG) yang memposting tulisan "ayo kita bakar Polres Siantar" yang dipostingnya pada Minggu (8/1/2017) sekira pukul 20.41 WIB.

Kabag Ops Polres Siantar, Kompol Faidil Zikri mengatakan, ancaman bakar Polres yang diposting lewat akun facebook dengan nama Yusdi Generation Gangster itu diketahui atas laporan masyarakat.

Adanya ancaman bakar Polres Siantar yang diposting lewat facebook, polisi langsung memerintahkan anggota guna memburu si pemilik akun tersebut.

Tak sia-sia si pemilik akun facebook dengan nama sebenarnya berinisial YS, akhirnya dapat mereka tangkap dari rumah yang disaksikan kedua orang tuanya.

"Informasi yang kita dapat dari sekolahnya, YS ini tergolong anak bandal.Hingga sekarang YS masih kita periksa karena perbuatannya dapat dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata Faidil.

Sementara YS mengakui ada membuat status ancam bakar Polres Siantar yang diposting pada halaman akun FB pribadinya, sehingga banyak mendapat tanggapan dari pembaca.

Remaja berambut mohax ini menyatakan, memposting status ancam bakar Polres Siantar, karena ia sedang mengikuti perlombaan lewat dunia maya.

"Nggak ada tujuan lain bang. Saya ikut perlombaan Like And This Like makanya berani buat status ancam bakar Polres Siantar lewat FB," katanya.

Tak hanya itu saja, YS turut mengakui sering buat status dengan bahasa kotor. Namun ia tidak menyangka status yang dibuatnya ancam bakar Polres Siantar malah berujung berurusan dengan pihak yang berwajib.

"Nyesal kali saya bang. Cuma ikut perlombaan makanya buat status kayak begitu," ucap YS sambil menangis.

Di Polres Siantar, YS menjalani pemeriksaan tes urine untuk mengetahui apakah memakai narkoba atau tidak.Tak lama hasil tes urine diketahui YS tidak mengkonsumsi narkoba.

"Hasilnya nihil dan YS sudah dipulangkan setelah dijemput keluarganya," ucap Kasat Narkoba AKP Mulyadi.