Antrian jerigen di SPBU Kota Bayu.

Tebingtinggi, hetanews.com - Meski kerap diberitakan dan menjadi perhatian warga sekitar, tetap saja pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14202154 Kota Bayu di Jalan Gatot Subroto Km 4 Kota Tebingtinggi bukan membuat nyali penjualnya ciut, malah secara terang-terangan menjual minyak di siang hari pakai jerigen, Sabtu (7/1/2017).

Biasanya, SPBU yang dulunya dikelola pihak PTPN IV Kebun Pabatu melalui Unit Usaha Koperasi menjual minyak di malam hari dengan mematikan lampu, tapi sejak kemarin pihak pembeli dan penjual sudah berani menjajarkan jerigen di siang hari dengan mengesampingkan pembeli yang sudah lama antri. Kemungkinan pembeli memberi 'jatah' uang jerigen.

Padahal, lokasi SPBU itu sangat dekat dengan Kantor Polsek Padang Hulu yang berjarak hanya 500 meter dan terletak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Siantar-Medan yang selalu dilalui para pejabat pemerintah, begitu juga pihak Kepolisian.

Padahal,katanya dari PT Pertamina menggalakkan larangan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar kepada pengecer. Itu diungkapkan Marketing Branch Manager Pertamina, Dody Prasetya.

Dody lewat surat resminya yang diterbitkan 20 Juli 2016 menegaskan, SPBU hanya diizinkan menjual premium dan solar kepada konsumen akhir. Sedangkan menjual kepada pengecer atau pembeli yang membawa jerigen maupun drum dilarang keras.

Sedangkan untuk BBM jenis lainnya seperti pertalite, pertamax, pertamax plus, dexlite dan dex sama sekali tidak disinggung di dalam surat yang artinya masih diperbolehkan untuk dijual secara eceran.