Roy Immanuel Situmorang alias Nuek alias RIS, salah satu tersangka. (foto : BT)

Siantar, hetanews.com - Polisi masih terus memburu 5 orang terduga pelaku kasus pencabulan dan penganiayaan terhadap siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Siantar berinisial SR (15).

Kelima orang tersebut telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kini, 3 orang telah ditangkap dan telah berstatus sebagai tersangka. Mereka yakni, AJP (16), RIS (20) dan JS (20). 

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Siantar, Aiptu Malon Siagian mengatakan, kelima terduga yang masih buron 'menindih' tubuh mulus siswi kelas 1 tersebut.

"Tersangka JS juga ikut memperkosa korban dan dari pengakuan mereka (para tersangka), yang 5 orang buron juga memerkosa korban," katanya dari seberang telepon, Jumat sore (6/1/2017).

Malon Siagian menyampaikan, tersangka AJP dan RIS saat kejadian hanya menciumi serta meraba tubuh korban.

"Mereka mengaku hanya menciumi dan tidak melakukan hubungan intim dengan korban. Namun, tersangka RIS yang membuat luka di bagian kemaluan korban, karena dia memegang-megang sampai luka," tandasnya.

Sementara 3 orang pelaku yang telah berstatus tersangka, 2 diantaranya dilakukan penahanan. Sedangkan satu lainnya, AJP tidak dilakukan penahanan. Polisi mengatakan tersangka AJP masih di bawah umur.

"Dia (AJP) tidak ditahan karena usianya masih di bawah umur, itu sudah diatur dalam undang-undang. Dalam seminggu dia 3 kali wajib lapor. Yang dua lagi (RIS dan JS) kita lakukan penahanan," katanya.

Kasus pencabulan dan penganiayaan terhadap SR terungkap pada Sabtu (24/12/2016) silam. Kekejian yang dilakukan para pelaku berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara.