Pengerjaan drainase yang diduga bermasalah di Jalan Kesatria lorong 28 Kelurahan Siopat Suhu.

Siantar, hetanews.com - Program pembangunan drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kota'Siantar dinilai sarangnya para koruptor. Pasalnya, sejumlah kegiatan yang rampung dikerjakan di penghujung tahun 2016 lalu, sudah mengalami kerusakan cukup parah.

Seperti terjadi pada pemeliharaan drainase Jalan Kesatria Lorong 28 Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Tampak cor plat beton penutup atas parit pasangannya sudah mengalami keretakan parah di sejumlah titik.

Menurut warga yang mengamati saat berlangsungnya kegiatan senilai Rp 149.700.000, bersumber dari dana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Siantar Tahun Anggaran (TA) 2016 itu, T Nainggolan mengatakan penyebab keretakan akibat material campuran cornya lebih didominasi material pasir.

"Penyebab keretakan plat beton ini akibat material campuran cornya lebih didominasi material pasir. Parah lagi, pelaksana kegiatan malah semau perut menggunakan batu padas bekas dinding saluran lama. Untuk mengelabui, plaster lama usai dikopek langsung diplaster ulang," rincinya, Jumat (6/1/2017).

Duganya, realisasi perbaikan drainase Lorong 28 itu terindikasi korupsi secara berjamaah. Sehingga pihak dinas selaku penyelenggara kegiatan melakukan pembiaran, walau fakta lapangan kegiatan menyimpang dari spesifikasi teknik, demi mengeruk keuntungan pribadinya semata.

"Proyek ini tampaknya sengaja dikaburkan nomenklaturnya pada papan nama kegiatan. Sebab tidak ada tertulis berapa ukuran panjang dan lebar parit pasangan maupun ketebalan plat beton penghubung jalan yang harus dikerjakan oleh pihak rekanan dinas," imbuhnya.

Pantauan hetanews di lokasi, tampak tertera di plang proyek yang dipaku  rekanan di batang pohon rambutan milik warga bermarga Sinaga, proyek tersebut perbaikan drainase Jalan Kesatria Lorong 28 Kelurahan Siopat Suhu.

Proyek Dinas PU Bina Marga itu bersumber dari dana P-APBD TA 2016 sebesar Rp 149.700.000 dengan nomor surat perintah kerja 600/SPK-13/PSDG/PL - PAPBD.BMP/X/2016. Masa pengerjaan 32 hari kalender, tanggal SPK 30 Nopember 2016 dikerjakan oleh CV Kirana Hutama.