Natal Bukan Milik Yang Punya Cerita, Tapi Milik Semua Orang

Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong dan Anggota DPR, Anthon Sihombing dan Ketua FKPPI Siantar, Herowhin Sinaga bernyanyi bersama para artis Siantar. (foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com - Perayaan Natal merupakan sebuah ucapan syukur, ucapan suka cita atas kelahiran Yesus Kristus ke dunia. Untuk itu, media online hetanews bersama Kodim 0207/Simalungun dan FKPPI Siantar menggelar perayaan natal dalam bentuk Konser Rohani dengan mengambil tema "Dalam Perbedaan Ada Kasih".

Natal ini telah selesai digelar di International Convention Hall, Jalan Gereja, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu malam (28/12/2016). Konser Rohani yang dilantunkan belasan musisi ternama Kota Siantar memberikan pertunjukan yang terbaik bagi yang datang dalam perayaan Natal ini.

Tampak hadir Ephorus GKPS, Pdt Rumanja Purba, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong didampingi Kasdim, Mayor Inf Adi Sutrisno dan Ketua FKPPI Kota Siantar, Herowhin Sinaga, anggota DPR RI, Anton Sihombing beserta keluarga dan tamu undangan lainnya.

Edward Bongsu Pakpahan yang menjadi pengkotbah dalam Natal itu mengatakan, bahwa Natal bukanlah milik mereka yang mempunyai cerita, bukanlah milik orang yang beruntung. Tapi natal adalah milik semua orang yang bersuka cita atas lahirnya Yesus Kristus ke dunia.

Ia berkotbah dengan firman Tuhan yang tertulis dalam Lukas 2 : 8-20. Ia mengajak semua orang untuk bersuka cita atas lahirnya sang juru selamat. Yesus Kristus lahir membawa suka cita kepada siapapun. Jadikan natal itu menjadi sukacita dalam diri masing-masing.

"Saya sebetulnya belakangan ini geram. Geram karena negara digoncang sesuatu tidak masuk akal. Perbedaan itu dahulu bukanlah sebuah momok, bukanlah sebuah yang menakutkan. Tapi kini, perbedaan itu digunakan sebagai alat,” tukasnya.

Kalau kita ingat, kelahiran Yesus Kristus itu menghilangkan perbedaan. Tidak ada lagi tembok-tembok perbedaan. Dalam Perjanjian Lama, ada ayat yang bertuliskan 'Dalam Kasih Ada Perbedaan'. Tapi setelah Yesus Lahir, di Perjanjian Baru berubah menjadi 'Dalam Perbedaan Ada Kasih'," kata Pimpinan Redaksi (Pimred) Hetanews ini.

Ia merasa, saat ini sukacita Natal bersama sudah hilang di Kota Siantar. Kebersamaan sukacita Natal ini hilang karena tidak adanya ruang. Hal itu menjadi sebuah Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemimpin Kota Siantar untuk menciptakan ruang itu.

"Ini agar Natal milik kita semua. Bukan mereka yang miliki cerita. Selamat Natal bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati," ucapnya.

Dan terakhir, dipersembahkan sebuah acara khusus untuk mengenang mendiang Hulman Sitorus, Calon Wali Kota Siantar terpilih yang seyogianya menjadi bintang tamu dalam perayaan Natal itu. Foto-foto mendiang selama hidup dibuat dalam sebuah video dengan diiringi lagu 'In Memoriam Hulman Sitorus' yang merupakan gubahan lirik dari lagu 'Mauliate Da Inang'.

Anggota DPR RI, Anton Sihombing juga tidak lupa mengucapkan Selamat Natal. "Selamat Natal bagi kita semua. Kiranya pelita dari Yesus Kristus ada bagi kita semua," katanya.

Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong juga berharap semua orang mendapatkan sukacita Natal sampai selamanya. "Selamat Natal bagi kita semua. Kiranya sukacita natal kita terima, tetap kita rasakan sampai tahun-tahun yang akan datang. Tuhan Yesus memberkati," ujarnya.

Sementara Ketua FKPPI Kota Siantar, Herowhin Sinaga memuji penampilan Konser Rohani dari musisi yang mengisi acara itu. "Selamat Natal untuk kita semua. Tadi kita disuguhkan dengan musik yang luar biasa. Walaupun kita berbeda, dari tempat yang berbeda, tapi kita semua satu dalam kasih," tuturnya.

Penulis: Ndo. Editor: Aan.