Plt Sekda Reinward Simanjuntak.

Siantar, hetanews.com - Pemko Siantar, Selasa (20/12/2016) akan melakukan uji kompetisi pejabat terkait penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang akan dilakukan selama 3 hari. 

Untuk hari Selasa-Kamis (20-22/12/2016) jadwal uji kompetensi untuk pejabat eselon II. Hari Rabu-Kamis (21-22/12/2016) jadwal uji kompetensi untuk eselon III.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Reinward Simanjuntak saat ditemui di ruangannya, Senin (19/12/2016).

Adapun penguji dalam uji kompetensi tersebut nantinya yakni, Irmawati dari Universitas Sumatera Utara (USU) Marlon Sihombing (USU), Purnama Dewi Daulay selaku Kepala Badan Penananam Modal (Ketua), serta Ferlin Naingolan, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip. 

Uji kompetensi tersebut akan dilaksanakan di ruang data selama 3 hari. Pelaksanaan uji kompetensi tersebut merupakan amanat dari PP Nomor 18 Tahun 2016, serta sesuai surat edaran Mentri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dengan no 13/3116/M.PAN RB/09/2016.

Dijelaskan Reinward, dalam poin kedua surat edaran Menpan RB disebutkan bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi utama dan madya pada Kementrian, Kesekretariatan Lembaga Negara, Lembaga Nonstruktural dan Instansi Daerah dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS.

Namun dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

"Adapun materi nantinya dalam uji kompetensi tersebut yakni psikotest, interview, durasi berpikir, sikap kepemimpinan serta yang lainnya,” sebut Reinward. 

Saat ini, ungkap Reinward dibutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas dan kapabilitas, managerial berpikir maupun jiwa kepemimpinan.  

Disinggung soal PP Nomor 18 yang belum terbentuk di Pemko Siantar, jelas Reinward, hal ini merupakan sebuah persiapan untuk menyongsong kesana (PP Nomor 18) nantinya. 

“Namun filosopinya, seorang pimpinan berhak memilih anak buahnya yang mana yang terbaik, sehingga uji kompetensi ini sangat tepat. Selain itu hak pimpinan, juga amanah dari PP Nomor 18,” sebutnya.

Reinward optimis, tujuan dari lahirnya PP Nomor 18 adalah untuk meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga menurutnya tidak ada yang aneh dari uji kompetensi ini nantinya. 

"Hasil dari tim penguji tersebut akan disampaikan pada Penjabat (Pj) Wali Kota untuk jadi bagian pertimbangan untuk mengisi struktural nantinya,” sebut Reinward mengakhiri.