Jasad korban di ruang RS Tiara. (foto : BT)

Siantar, hetanews.com - Seorang pekerja proyek, Sahat Maruli Panjaitan (50) tewas dengan mulut berbuih saat bekerja pembuatan parit di Jalan Kapten MH Sitorus, Kecamatan Siantar Barat, dekat Limming Lims Cafe, Senin sore (19/12/2016).

Belum diketahui pasti penyebab kematian warga Jalan Sentosa Bawah, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur tersebut. Namun, diduga korban mengidap penyakit sesak nafas hingga akhirnya meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan disebutkan, peristiwa pertama kali diketahui oleh salah seorang rekan kerja korban, Dedi (20) warga Kerasaan,  abupaten SImalungun sekira pukul 16.30 WIB. Korban diketahui baru seminggu bekerja.

Sebelum meninggal, Dedi dan korban yang jaraknya berdekatan sempat terlibat perbincangan, sebelum melanjutkan pekerjaan masing-masing. 

Namun, tiba-tiba Dedi dikejutkan oleh seorang pengendara sepeda motor yang melintas memberitahukan korban terjatuh di dalam parit. Dedi bersama pekerja lain pun langsung mendatangi korban. Namun, saat itu korban diketahui sudah tidak sadarkan diri dan mengeluarkan buih di mulut.

Sejurus kemudian, beberapa dari mereka lantas melarikan korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit ( RS) Tiara untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban sudah tak tertolong.

Kapolsek Siantar Barat Iptu JS Sidabutar membenarkan temuan peristiwa itu. "Tapi bentar ya, ini saya lagi di rumah sakit," tandasnya dari seberang telepon.