Pihak Rumah Sakit Vita Insani melakukan konfrensi pers terkait kronologis meninggalnya Hulman Sitorus, Kamis (8/12/2016). (foto: Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com - Berdasarkan keterangan dari Rumah Sakit Vita Insani (RSVI), sesampainya almarhum Hulman Sitorus ke rumah sakit telah tiada. Namun begitupun RSVI tetap melakukan upaya medik kepada Calon Wali Kota Siantar tersebut.

Berdasarkan ketarangan dari Humas RSVI, Coky Pardede bahwa sesampainya Hulman Sitorus ke RSVI sudah dalam keadaan meninggal dunia, "Sampai ke RSVI sekira pukul 03.50 WIB dan sudah keadaan meninggal dunia," jawabnya.

Pada saat itu, Andri Stefano sebagai dokter jaga sempat melakukan pertolongan. "Kita sempat melakukan bantuan hidup dasar atau mediknya disebut RJP, namun memang sudah kehendak Tuhan," ucapnya.

Ditanya soal apa penyebab meninggalnya, RSVU tidak dapat memastikan, "Kita tidak ada rekam mediknya, jadi tidak bisa berandai-andai. Memang kita tidak langsung memberitahukan kepada keluarga, kita tunggu keluarga sampai tenang, karena kondisi keluarga sedang panik," katanya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Siantar, Reinhard Sihombing menyebutkan, mereka percaya akan tindakan dari RSVI. "Kami sangat percaya dengan RSVI sudah melakukan prosedur, namun memang sudah kehendak Tuhan," sebutnya.

Ahli forensik Reinhard Hutahean menyebutkan, almarhum diduga meninggal dunia dikarenakan penyakit. "Ada tiga penyebab kematian racun, trauma atau kekerasan dan penyakit, tidak dijumpai tanda racun dan trauma, kalau penyakit memang sulit kita menentukan," tutupnya.