Zulkarnain Resmikan Gempita dan Lounching Website Distan Tebingtinggi

Pj Wali Kota Tebingtinggi, Zulkarnain memukul gong peresmian program Gempita dan launching website Dinas Pertanian.

Tebingtinggi, hetanews.com - Bersamaan dengan pelantikan Super Sehat, Penjabat (Pj) Wali Kota, OK Zulkarnain meresmikan Gerakan Masyarakat Pecinta Agri Bisnis (Gempita) Kota Tebingtinggi, sekaligus Lounching Website Dinas Pertanian (Distan) ditandai dengan pemukulan gong, Selasa (8/11/2016), di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo, kota setempat.

Dalam kegiatan itu, Pj Wali Kota juga melantik kepengurusan Sentra Usaha Agribisnis Sehati (super sehat) Terpadu. Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Wali Kota Tebingtinggi dengan Pimpinan PT Sang Hyang Seri Provinsi Sumatera Utara dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan General Manager Pelindo I Kuala Tanjung Agus Deritanto.

Zulkarnain menyampaikan, acara yang bertema ‘Mewujudkan Sentra Agribisnis dan Pemasaran Hasil Pertanian Terpadu melalui Pemanfaatan Teknologi dan Informasi’ ini selaras dengan arahan dari Presiden RI Jokowi, di mana pemanfaatan teknologi dan informasi melalui penggunaan sistem E-Goverment dan terbuka.

 

Menurutnya, mewujudkan pemerintah yang terbuka, bukan hanya membutuhkan perubahan mentalitas atau perubahan pola pikir (mindset), namun juga memerlukan reformasi sistem dan pola kerja terutama dengan menerapkan sistem pemerintahan elektronik atau E-Goverment.

“Dengan teknologi dan informasi yang actual, maka berbagai elemen masyarakat dapat mengakses kebijakan-kebijakan yang ada, agar dapat diketahui oleh masyarakat. Begitu juga untuk pemasaran hasil pertanian bisa melalui pemanfaatan teknologi berbasi website yang dikelola Distan,” jelasnya.

 Sebelumnya, Agus Deritanto memaparkan, pelabuhan Kuala Tanjung merupakan kawasan strategi nasional, untuk percepatan pembangunan nasional khususnya menumbuhkan perekonomian untuk wilayah barat.

“Tebingtinggi termasuk dalam multi player effect Pelabuhan Kuala Tanjung, karena merupakan kota terdekat dari Kuala Tanjung dan dijadikan sebagai kota penyangga pertumbuhan ekonomi wilayah Sumatera Utara,” ujarnya.

Agus menuturkan, apabila pelabuhan Kuala Tanjung sudah beroperasi (direncanakan pada Mei 2017 mendatang), pasti berdampak terhadap perekonomian Tebingtinggi, terutama para pelaku ekonomi untuk mengakomodir apa saja keperluannya.

“Saat ini, sekitar 20-30 kapal yang masuk ke Pelabuhan Kuala Tanjung. Informasi yang saya terima dari mereka, untuk kebutuhan logistik setiap kapal berbelanja di Tebingtinggi menghabiskan 5.000-10.000 dollar setiap kali singgah untuk memenuhi kebutuhan kapalnya. Itu baru kapalnya, belum lagi awaknya,” ungkap Agus.

Dalam acara itu, Pemko Tebingtinggi menyerahkan bantuan 5 unit hand sprayer kepada 5 orang kelompok tani (poktan) bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.

Sementara kepada UKM diberikan peralatan bengkel berupa 5 unit kompresor dan 5 unit bor tangan dan bantuan mesin konveksi untuk kelompok KUD Wira sebanyak 10 unit mesin jahit serta mesin obras dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI.

 

Penulis: Ver. Editor: Aan.
Komentar 1