Wahidin dan Anak Atut Choisiyah Daftar KPUD Banten Hari Ini

Andika Hazrumy, putra sulung Gubernur Banten Ratu Atut menjabat sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Banten. Pada Pemilu 2014 mendatang, Andika mencalonkan diri sebagai caleg dapil Pandeglang-Lebak. Andikahazrumy.com

Tangerang, hetanews.com - Wahidin Halim, anggota DPR sekaligus kader Partai Demokrat mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Banten. Wahidin menggandeng anggota DPR dari Fraksi Golkar Andika Hazrumy. Pendaftaran akan dilakukan hari ini Kamis, 22 September 2016 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten di Serang.

Wahidin memastikan ia dan Andika diusung lima partai yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, Hanura, dan PKS. "Ada kemungkinan nambah PKB, mohon doa masyarakat,"kata Wahidin kepada Tempo, pagi tadi.

Wahidin menyatakan dia dan rombongan pendukung bertolak dari kediamannya di  Pinang Kota Tangerang pukul 09.00 dan bertemu Andika di Pontang, Serang. Di sana keduanya melakukan deklarasi sebelum mendaftar ke KPU pukul 13.00.

Wahidin mengatakan akan fokus mengubah Banten lebih baik. "Dukung kami lima tahun ke depan. Saya katakan kepada Andika, masih muda berpotensi ayo ikut saya bangun Banten bebas korupsi," kata Wahidin.

Dia juga mengatakan tengah menafikkan latar belakang Andika sebagai anak Atut Chosiyah, gubernur Banten yang dihukum karena suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. "Jangan lihat latar belakangnya (Andika), saya melihat anak ini punya semangat dan mau maju," kata Wahidin optimistis.

Dihubungi terpisah, Ketua Pokja Pencalonan KPU Banten Syaeful Bahri mengatakan pendaftaran bakal calon kepala daerah dibuka sejak Rabu, 21 hingga 23 September 2016.

"Hari pertama dibuka, belum ada yang mendaftar, baru hari ini pasangan Wahidin-Andika dan besok terakhir sudah memberitahukan Rano Karno mendaftar pukul 14.00. Adapun pendaftaran akan ditutup pada pukul 24.00," kata Syaeful.

Rano masih merahasiakan dengan siapa dia menghadang Wahidin-Andika dalam petarungan pemilihan kepala daerah Banten 15 Februari 2017 mendatang. "Menunggu titah Ibu, (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri)," katanya setiap kali Tempo bertanya.

 

 

sumber:tempo.co

Penulis: -. Editor: Edo.