Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Damkar dan RS Vita Insani Lakukan Latihan Penggunaan Apar

Karyawan RS Vita Insani dibantu petugas Damkar sedang mematikan api yang terbakar saat melakukan Latihan Penggunaan Apar.

Siantar, hetanews.com - Dalam pelatihan penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (Apar) yang dilaksanakan oleh Damkar dan Rumah Sakit Vita Insani di Lapangan Horbo (Farel Pasaribu) Kecamatan Siantar Marihat dihimbau agar tidak panik jika kebakaran terjadi, Rabu (31/8/2016).

Sebelumnya, pemaparan secara teori dilakukan didalam ruangan kemudian dilanjutkan dalam praktek memadamkan api secara manual. Dalam memadamkan api, beberapa tehnik dan model dipaparkan. Seperti pemadaman api secara tradisional, pemadaman api dengan racun api dan pengenalan Noozle yang merupakan alat utama pemadam api yang selalu digunakan petugas kebakaran.

Secara berganitian, karyawan karyawati Rumah Sakit Vita Insani mencoba memadamkan api dibantu petugas Damkar Kota Siantar. dr Sarmedi Purba yang  ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan Amanat undang-undang untuk keselamatan kerja.

"Escape pada waktu kebakaran. semua karyawan harus dilatih. Mudah-mudah api yang kecil bisa dipandam jangan sampai membesar. Menurut saya, mereka cukup berani dan terampil. Dan, mudah-mudahan jadi bekal, mereka tau gimana pemadam api jika terjadi," jelasnya.

dr Sarmedi, mengapresiasi Damkar Kota Siantar yang telah melakukan kegiatan sosialisasi ini. Ditempat yang sama, kepala pemadam kebakaran Kota Siantar Sugiarto SH, mengatakan bahwa dirinya ingin  berbagi penanggulangan api, khususnya dirumah sakit.

Selain di rumah sakit vita insani, beberapa rumah sakit swasta, seperti rumah sakit tentara, Rumah sakit Harapan yang seogiaya dilakukan secara periodik dalam setahun. Selain Rumah Sakit, diharapkan perusahaan yang karyawan lebih dari 25 (Dua puluh lima) orang perlu mengikuti sosialisasi.

"Kita sudah sosialisasikan ada perusahaan karyawan diatas dua puluh lima orang supaya dilakukan kegiatan sosialisasi," ujarnya.

Saran Sugiarto, langkah awal yang dilakukan ketika mengahadapi kebakaran dimana pun, pertama harus menghilangkan rasa panik.

Penulis: Hug. Editor: EBP.