Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

7 Tahun Kisah Percintaan Johannes dan Bella Terpisahkan Maut

Bella Fransisca br Butar-butar menangis sewaktu memberikan kata - kata terakhir di depan jenazah Johannes Simamora, Selasa (31/5/2016). (foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com - Bella Fransisca br Butar-butar  yang berprofesi sebagai perawat di Rumah Sakit (RS) Siloam, Medan, dilanda duka yang mendalam atas kepergian sang kekasih.

Baca : (Bella Lepaskan Johannes Dengan Selendang Sebagai Tanda Perpisahan).

Seperti diketahui Johannes Simamora menjadi korban tewas saat terjadi peristiwa alam banjir bandang di lokasi pemandian Kolam Abadi, Desa Rumah Galoh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, beberapa waktu lalu.

Baca : (Banjir Bandang di Pemandian Alam Petar, 4 Bersaudara Jadi Korban, 2 Tewas).

Saat di rumah duka di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Siantar Utara, Selasa (31/5/2016), Bella tampak sangat terpukul dan sedih melihat kekasih nya terbujur kaku. Saat kekasihnya hendak dimakamkan, wajah Bella pun dipenuhi bulir-bulir air mata yang mengucur deras.

Kepada hetanews, wanita yang ramah ini menyampaikan tidak bisa melupakan kenangan bersama Johannes yang sudah mereka rajut sejak tujuh tahun silam.

“Dia (Johannes) ini periang, banyak sekali kenangan bersamanya selama tujuh tahun ini, saya tidak bisa melupakannya begitu saja,” ujarnya menahan tangisnya meski isakan masih terdengar.

Baca : (Kepergian Johannes Simamora, Siantar Kehilangan Atlit Berprestasi).

Bella juga mengatakan, ia dan Johannes berencana mengikrarkan janji sehidup semati pada bulan Desember mendatang. Mereka pun sudah mempersiapkan beberapa persiapan untuk pernikahan tersebut. “Bulan Desember ini rencana kami menikah. Kami sudah membuat beberapa persiapan untuk itu,” bebernya.

Wanita lulusan Akademi Keperawatan (Akper) Elisabeth Medan ini menyampaikan, sangat mencintai Johannes dan mengagumi sifat korban yang selalu memberikan motivasi padanya dan siapapun yang dekat dengan anak sulung dari empat bersaudara tersebut.

“Dia (Johannes) sangat energik, multitalenta, bisa berlari, jadi binaragawan dan suka berolahraga. Dia ini juga selalu memberi motivasi, ini yang paling tidak bisa saya lupakan,” ujarnya.

Pada saat kejadian naas itu, kata Bella, dirinya tidak mengalami firasat apapun. Namun sebelum kepergian Johannes ke Pemandian Kolam Abadi, ia dan kekasihnya masih bergereja bersama dan sarapan pagi.

Baca : (Abang dan Adik Itu Dimakamkan Satu Liang).

“Sepulang kami bergereja kemarin dia pergi, masih sempat sarapan sama. Malam Minggu sebelumnya kami masih jalan sama, gak ada firasat aneh lah. Hanya jadinya sudah begini," ujarnya mengenang dengan suara terisak.

Johannes meninggal bersama adik kandungnya, Gloria Simamora setelah terseret banjir bandang di lokasi pemandian Kolam Abadi, Desa Rumah Galoh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Minggu (29/5/2016).

Baca : (Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Johannes dan Gloria Simamora).

 

 

Penulis: Tom. Editor: Aan.