Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Hetanews.com libur mulai tanggal 25 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Kami akan kembali tayang seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017. Demikian pengumuman ini kami sampaikan kepada para pembaca Hetanews.com.

Setara Institute Kecam Perusakan Masjid Ahmadiyah di Kendal

Ketua Setara Institute Hendardi. (Foto : INT)

Jakarta, hetanews.com – Setara Institute mengecam keras adanya tindakan perusakan Masjid Ahmadiyah di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Ringin Arum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (23/5/2016). Hingga kini pelaku perusakan tempat ibadah tersebut masih belum dapat diketahui.

Ketua Setara Institute Hendardi menegaskan, perusakan masjid milik jemaat Ahmadiyah merupakan bentuk tindak pidana yang menyasar kepada kelompok minoritas keyakinan yang didasari oleh pandangan diskriminatif. Hal ini juga diperkuat dengan SKB Pembatasan Ahmadiyah yang terbit pada 2008.

“Setara Institute mengecam tindakan perusakan tersebut, karena mendirikan tempat ibadah adalah hak konstitusional warga yang dijamin oleh UUD 1945,” kata Hendardi dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (23/5/2016).

Jika pun harus mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri dalam Negeri tentang tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota dan/atau Pengurus JAI dan Warga Masyarakat, menurut Hendardi, masjid-masjid yang sudah terbangun tetap tidak boleh dirusak. Sebab, yang dilarang dalam SKB tersebut adalah menyebarluaskan ajaran Ahmadiyah.

“Sementara dalam kasus ini, masjid telah berdiri sejak lamabahkan telahmemiliki IMB (izinmendirikanbangunan) sejak awal dibangun pada tahun 2003, jauh sebelum SKB dikeluarkan,” tegas dia.

Dia menambahkan, pengerusakan tempat ibadah ini adalah yang ke 114. Sejak 2007-2015, Setara Institute mencatat 113 masjid Ahmadiyah dirusak oleh warga dengan dukungan aparat pemerintah setempat. Oleh karena itu, Setara Institute kembali mengingatkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk segera bertindak.

“Mendagri dalam kasus Ahmadiyah Bangka Belitung terbukti mampu memastikan hak jemaat Ahmadiyah tidak tercerabut, meskipun Bupati Bangka Belitung tetap melakukan pengusiran. Mendagri harus memastikan pengikut Ahmadiyah di Kelurahan Purworejo ini dapat memperoleh hak-haknya,” pungkas Hendardi.

Penulis: Edo. Editor: Des.