Disbun Simalungun Tak Miliki Program Bagi Petani Kopi

Ilustrasi petani kopi

Simalungun, hetanews.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Simalungun di Tahun Anggaran (TA) 2016, ternyata tidak memiliki program Sumber Daya Masyarakat (SDM) bagi petani kopi di daerah tersebut.

Padahal, diketahui Simalungun merupakan salah satu daerah penghasil kopi arabika di Sumatera Utara. Simalungun juga sebagai daerah yang baru - baru saja mengantongi Indeks Geografis (IG) tanaman kopi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Simalungun, Banua Pane mengatakan, untuk peningkatan SDM kepada petani kopi di daerah itu untuk tahun ini hanya dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

“Hanya dari Pemprovsu saja yang ada. Sementara untuk program yang ditangani secara langsung oleh Disbun Simalungun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak ada,” ujar Banua.

Tidak adanya program bagi petani kopi itu, sambung Banua disebabkan minimnya anggaran yang ada di Disbun. Namun, bantuan melalui program peningkatan SDM dari provinsi itu disingkronkan dengan Disbun Simalungun.

Bagi para petani kopi di sekitaran Danau Toba, Disbun Simalungun belum memiliki program khusus yang juga disinkronkan terhadap destinasi kawasan wisata Danau Toba.

“Sebenarnya ada beberapa rancangan, namun untuk program yang telah dibakukan belum ada sama sekali, “ ujar Banua pada hetanews, Kamis (10/3/2016).

Penulis: soni. Editor: Aan.
Komentar 1