Anggota Marinir Yonif 8 Tewas, Rumah Danyon dan Wadanyon Diserang 

Personil Marinir saat mengevakuasi korban.

Langkat, hetanews.com - Seratusan anggota TNI AL Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir mengamuk.

Mereka menyerang rumah Komandan Batalyon (Danyon) dan Wakil Danyon. Tidak hanya itu, para prajurit juga merusak mobil dinas Danyon yang terparkir di dalam rumahnya, Kamis (19/10/2017) sore.

Bagian kaca rumah yang dirusak.

Informasi dihimpun, kejadian itu dilatarbelakangi karena seorang anggota Yonif 8 Marinir Praka Marinir Joko Suwito, tewas saat akan melaksanakan latihan di lokasi TNGL, Kabupaten Langkat.

Kondisi rumah yang rusak.

Diduga, Praka Joko tewas akibat dehidrasi. Walau sempat dibantu oleh Tim Medis (Tonkes), nyawa Praka Joko tidak dapat diselamatkan, karena medan yang tidak terjangkau dan ambulance tidak ada.

Mobil dinas yang dirusak.

Informasi tewasnya Praka Joko sampai ke telinga para prajurit yang berada di dalam markas. Mereka pun mencoba meminta pertanggungjawaban pimpinan mereka.

Posko penjagaan mengalami kerusakan.

Belum diketahui penyebabnya, tiba-tiba mereka langsung menyerang rumah dan mobil pimpinan mereka.

Satu unit mobil dinas yang rusak.

Dari rentetan pesan melalui WhatsApp (WA), diberitakan ada 3 anggota yang mengalami dehidrasi, Kopda Marinir Darianto dari kesatuan Marinir 103, Praka Mar Didi Sugeng 111 dan Praka Joko Suwito dari kesatuan 111.

Sepeda motor yang dirusak dan dibakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang dapat dikonfirmasi

Penulis: jufri. Editor: Aan.