Bupati Karo Bersama JR Saragih Hadiri Launching Perpustakaan dan Sarana Bermain Anak di Desa Kutambaru

Bupati Karo, Terkelin Brahmana dan Bupati Simalungun, JR Saragih saat menghadiri launching perpustakaan dan sarana bermain anak di Desa Kutambaru.(foto/charles)

Karo, hetanews.com -  Faktor rendahnya minat baca pada siswa dapat dipengaruhi lemahnya sarana dan prasarana pendidikan, khususnya perpustakaan dengan buku-bukunya yang artinya kurangnya ketersediaan rumah bacaan.

Dasar itulah muncul ide brillian Kepala Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Benyamin Sembiring, mewakili warganya mendirikan perpustakaan dan sarana bermain anak, di desanya, seluas 2.000 m2.

“Ide ini timbul karena ingin melihat anak-anak disini agar pulang sekolah tidak keluyuran dari rumah. Mereka lebih suka keluyuran ketimbang membaca. Jadi dengan adanya perpustakaan dan sarana bermain anak dilengkapi dengan buku-bukunya. Akan timbul minat atau tercipta tradisi membaca bagi anak-anak di desa ini,”ujarnya.

Dikatakannya, perpustakaan dan sarana bermain anak ini merupakan bangunan tua milik pemerintah pusat. Oleh warga, saya diminta agar membuat surat permohonan pinjam pakai bangunan tersebut. Akhirnya dengan surat permohonan yang dilayangkan ke pemerintah pusat melalui Dinas Koperasi Pemkab Karo semua ini bisa terwujud. Sementara untuk mobiler dan buku-bukunya hasil swadaya masyarakat, jelasnya.

“Dan hari ini launchingnya, dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Bupati Simalungun, JR Saragih yang merupakan tokoh masyarakat desa Kutambaru,”ujarnya lagi, Jumat (13/10/2017).

Sementara Bupati Karo, Terkelin Brahmana dalam sambutannya, mengapresiasi ide-ide masyarakat yang positif untuk membangkitkan minat baca anak-anak, di desa Kutambaru.

“Mudah-mudahan dengan adanya sarana ini, minat belajar dan membaca anak semakin tinggi sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan. Disamping itu, menumbuhkan kembangkan kepedulian anak-anak sekolah maupun umum,”ujar Bupati.

Tak lupa juga, ia mengucapkan terima kasih kepada  JR Saragih, selaku tokoh masyarakat yang sangat peduli terhadap kemajuan kampung halamannya. “Untuk itu, diharapkan Bappeda menganggarkan dana di APBD, demi kemajuan perpustakaan ini,”ujar Terkelin.

Sementara JR Saragih, mengaku sangat bangga akan kemajuan pembangunan di kampung halamnnya itu. “Saya sangat bangga, di kampung halaman saya, didirikan sebuah perpustakaan untuk membantu mutu pendidikan anak mulai  SD hingga SMA. Mudah-mudahan, ada semangat baru bagi warga Desa Kutambaru. Dengan terealisasinya sarana prasarana ini, jadikanlah anak-anak semakin giat membaca dan belajar,”ujarnya.

Usai menyampaikan kata sambutan, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan menerima bantuan dana sebesar Rp500 juta dari JR Saragih untuk pembangunan pagar dan perlengkapan lainnya seperti buku, majalah, kamus, buku pinta dan keperluan lainnya yang menyangkut pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Pendidikan Karo, Eddi Surianta Surbakti,  Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Perpustakaan dan Arsip Saroha Ginting, Kepala BPMD Abel Tarigan, Ketua DPRD Karo, Nora Else Surbakti, Wakil Ketua DPRD, Inolia Ginting dan beberapa anggota dewan lainnya, diantaranya Moni Pandia, Prasetya Ginting dan Rapi Ginting.

Pantauan wartawan, kegiatan launching perpustakaan dan sarana bermain anak ini juga dihadiri Camat se-Kabupaten Karo, Kepala SD se-Kabupaten Karo, Kepala Desa se-Kabupaten Karo dan  KUPT se-Kabupaten Karo dan dimeriahkan artis Karo, diantaranya Stephen “Cot” Ginting, Anita Beru Sembiring dan Usman Ginting dan Novita beru Barus. 

 

Penulis: charles. Editor: gun.