Vonis Sidang Tukang Sate Ditunda, Terdakwa Tertunduk dan Tersenyum

Armansyah Pardede saat duduk di depan majelis hakim. (foto : Ndo)

Siantar, hetanews.com - Majelis hakim tunda sidang vonis tukang sate Armansyah Pardede yang sebelumnya telah dituntut selama 5 tahun 6 bulan kurungan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (12/10/2017).

Sidang ditunda dikarenakan majelis hakim belum selesai bermusyawarah atas putusan yang akan dijatuhkan kepada terdakwa.

"Dikarenakan majelis hakim belum selesai bermusyawarah sidang kita undur hingga minggu depan, untuk agenda sidang putusan,” ucap Ketua Majelis Hakim, Fitra Dewi. ‎

‎Mendengar jawaban itu, terdakwa Armansyah pardede tertunduk dan tersenyum saat sidang vonis dirinya diketahui ditunda majelis hakim.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Terdakwa Armansyah Pardede dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hery Santoso selama 5 tahun 6 bulan kurungan penjara. Itu dikarenakan terdakwa terbukti bersalah telah menyalahgunakan narkotika jenis sabu. 

"Dan terdakwa dikenakan pasal 112 ayat (1)‎ UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan denda sebesar Rp 800 juta,” ujar JPU Hery Santoso. 

‎Adapun hal yang memberatkan, bahwa terdakwa tidak mendukung program pemerintah ‎dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Sedangkan hal yang meringankan,terdakwa bersikap sopan di persidangan, dan mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. 

Lalu terdakwa dengan didampingi kuasa hukumnya Alexander Harefa mengatakan kepada majelis hakim akan membuat nota pembelaan secara lisan. Dan majelis hakim mempersilahkan terdakwa untuk berdiri mengajukan permohonan secara lisan. 

"Saya mohon kepada majelis hakim agar hukuman saya diringankan. Anak saya masih keci-kecil,” ungkap terdakwa kepada majelis hakim.

 

Penulis: Res. Editor: Aan.