Di Antara Balon Gubsu, JR Saragih Tonjolkan Sisi Cepat Tanggap Atasi Persoalan Masyarakat

Spanduk Semangat Baru dari Relawan Kecamatan Pematang Bandar

Simalungun, hetanews.com- Kian hari semakin santer di telinga mengenai calon yang digadang-gadang akan menduduki kursi Sumatera Utara (Sumut) 1 tahun depan.

Tidak dapat dipungkiri, Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumut (Gubsu) yang telah mendeklarasikan diri menjadi Calon Gubsu memiliki latar belakang pendidikan serta karir yang terbilang cemerlang.

Akan tetapi, popularitas di antara Balon-balon Gubsu yang ada, tampaknya JR Saragih masih menduduki urutan pertama, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun dan sekitarnya.

Hal itu terlihat dari antusias masyarakat di 2 Kecamatan yakni Pematang Bandar dan Sidamanik. Respon cepat yang dilakukan JR Saragih dalam memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat, membuat warga optimis jika pria kelahiran Medan, 10 November 1968 ini akan menciptakan sejarah baru untuk Sumut.

Salah seorang warga, J Parulian Panjaitan menuturkan, dari 1200 Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Bupati Simalungun tahun 2016 lalu di Nagori Talun Madear, Kecamatan Pematang Bandar, hampir 70 persennya mendukung JR Saragih dan menjadi daerah peringkat kedua yang memilih JR Saragih.

"Saya masih ingat Kecamatan Pematang Bandar jadi peringkat kedua yang mendukung JR Saragih jadi Bupati Simalungun. Apalagi sekarang mau jadi Gubernur, saya yakin masrakat masih menaruh kepercayaan," kata Parulian.

Pantauan hetanews, Kamis (12/10/2017), di sepanjang jalan jurusan Kerasaan-Purwodadi, terdapat spanduk Semangat Baru Sumut yang uniknya justru diprakarsai oleh Relawan Semangat Baru.

Terpisah, sama halnya dengan Kecamatan Pematang Bandar. Gelora Semangat Baru pun terus berkumandang di sepanjang jalan alternatif Kecamatan Sidamanik.

Menurut salah satu warga yang ditemui hetanews, ini benruk kepercayaan masyarakat di kecamatan yang terkenal dengan wisata kebun teh tersebut. Reaksi cepat tanggap yang ditunjukkan JR Saragih dalam memberikan pelayanan menjadi nilai lebih dan dikenang warga.

"Saya bukan Relawan Semangat Baru. Namun saya hanya melihat respon JR Saragih yang begitu cepat memenuhi kebutuhan masyarakat, dan itu selalu saya kenang," kata pria 51 tahun bermarga Saragih ini.

 

Penulis: tim. Editor: Aan.