Terdakwa Cabul ASL Akui Pegang Kemaluan Korban

ASL saat keluar dari ruang sidang PN Siantar .(foto/res)

Siantar, hetanews.com - Pengadilan Negeri (PN) Siantar  kembali menggelar sidang pelecehan seksual dengan terdakwa ASL (22), yang dikenal sebagai pembantu pembina pramuka, Kamis (12/10/2017). 

Sidang kali ini beragendakan keterangan saksi dari salah satu korban pertamanya ASL yang berinisial AT dan juga merupakan anak didiknya di salah satu organisasi. 

Dalam sidang tertutup tersebut, AT menjelaskan, bahwa dirinya memang benar telah dilecehkan oleh ASL dengan cara memegang-megang kemaluan terdakwa.

Hal ini juga dibenarkan kuasa hukum terdakwa ASL, Alexander Harefa. 

"Saksi mengatakan kalau memang benar saksi (AT) telah mendapatkan pelecehan dari terdakwa (ASL) dengan cara dipegang kemaluannya. Setelah memegang kemaluannya, terdakwa lalu memasukan jarinya ke lubang duburnya sedalam dua centimeter," ucap kuasa hukum terdakwa kepada awak media ini. 

Namun saat awak media ini menanyakan, apakah terdakwa mengakui perbuatannya itu kepada saksi AT, Alex mengatakan, kalau kliennya  mengakuinya. "Terdakwa mengakui perbuatan pelecehan itu kepada AT,"ujar Alex sembari meninggalkan awak media ini. 

Sekedar diketahui, ASL ditangkap pada Selasa (18/7/2017) lalu oleh personil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reskrim Polres Siantar karena telah melakukan kejahatan seksual terhadap 9 orang anak didiknya. 

Kanit PPA Aiptu Malon Siagian menjelaskan, penangkapan berdasarkan laporan dari salah seorang korban yang tercatat sebagai anggota pramuka, di salah satu SMP Negeri di Siantar.

Penulis: Res. Editor: gun.