Gara-gara Knalpot Bising, Tetangga Tewas Ditikam

Korban Nelson Sitinjak yang tewas akibat ditikam tetangganya.(foto/charles)

Karo, hetanews.com - Hanya gara-gara sepele, nyawa melayang sia-sia. Nelson Sitinjak (38), tewas setelah berduel maut dan terkena tikaman Irianto Lubis (28), Kamis (5/10/2017) sekira pukul 21.30 WIB.

Kedua warga yang terlibat duel, merupakan tetangga, di Dusun IV Desa Lau Pakam, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo. Kasus berawal dari korban yang mendatangi Roy Lubis yang berada di kedai kopi milik Hottua Sihite.

Disitu korban menegur Roy Lubis karena knalpot sepeda motornya bising dan sengaja bolak-balik menggas-gas kendaraan roda 2 itu  setiap melintas, di depan rumah korban. Bukan saja marah, dengan refleksnya korban juga menampar Roy.

Warga yang menyaksikan keributan tersebut langsung melerainya. Sehingga mereka berdua langsung kembali ke rumahnya masing-masing. Sejurus dengan itu, rupanya Roy melapor kepada kedua saudaranya (abang) Irianto Lubis dan Jhon Bilman Lubis.

Karena tak terima adiknya dipukul, sambil membawa parang, keduanya bergegas mencari Nelson Sitinjak dan menunggu di depan kedai kopi Sihite. Karena korban tak kunjung datang, pelaku mengajak Jhon Bilman Lubis untuk mendatangi korban ke rumahnya.

Berselang beberapa menit, korban datang ke kedai kopi tersebut yang letaknya di pinggir jalan umum.

Korban datang dengan mengendarai septornya dan membonceng adiknya Ferianto Sitinjak dan saudaranya Juriadi Sitinjak. Tiba-tiba korban menabrakkan kendaraannya ke septor pelaku (Irianto Lubis) yang sudah menunggunya terlebih dahulu.

Usai korban menabrakkan septornya, seketika itu juga ia terjatuh. Sejurus dengan itu, oleh pelaku langsung mengambil sebilah parang dan mengejar korban.

"Sehingga duel maut itu terjadi anatara Irianto Lubis, Jhon Bilman Lubis melawan Nelson Sitinjak, Juriadi Sitinjak dan Ferianto Sitinjak," papar Kapolsek Mardinding, AKP Daniel Sembiring didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Basmi Ginting, Kanit Intelkam, Aiptu Adnan Tamba, Bhabinkamtibmas Aiptu Cerdas Sembiring dan penyidik pembantu, Brigadir Polin Manurung saat melakukan gelar perkara tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, Jumat (6/10/2017).

Atas kejadian itu, sambung Kapolsek, Nelson Sitinjak terkena tusukan, tepat di bagian ulu hatinya. Karena melihat korban telah terkapar, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara kedua saudara Nelson Sitinjak (korban) langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Lawe Desky Aceh Tenggara, namun korban dalam perjalanan telah meninggal dunia.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di TKP, diambil kesimpulan untuk dilakukan gelar perkara. Penetapan tersangka awal adalah Irianto Lubis dan Jhon Bilman Lubis. Mereka berdua masih berobat di RSU Kota Cane akibat luka benda tajam dan dilakukan pengawalan oleh personil kita,”terang Kapolsek.

Sementara saksi awal, pemilik kedai kopi Hottua Sihite, saksi di TKP perkelahian Aldos Simamora dan Donal Simorangkir.

Sedangkan barang bukti yang disita berupa 1 buah parang berukuran 60 cm berlumur darah milik Irianto Lubis, sepotong baju kaus bergaris hitam putih berlumur dan sepotong kaos kutang milik korban berlumur darah serta sepotong celana jeans pendek warna biru dan 1 buah topi warna abu - abu milik korban.

“Rencana tindak lanjut, kita telah memeriksa saksi-saksi dan selanjutnya menerbitkan sprindik, memeriksa tersangka sekaligus akan menggelar pra rekon,” ujar Kapolsek.

Penulis: charles. Editor: gun.