Personil Sabhara Polres Siantar Ini Mengaku Dipukuli Atasannya Pangkat AKP

Bripda Bayu Nugraha saat ditemui di RS Tentara.(foto/ndo)

Siantar, hetanews.com - Bripda Bayu Nugraha (22), personil Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Kota Siantar mengaku menjadi korban amukan atasannya di satuan tersebut, AKP M Iskad yang tak lain adalah Kasat Sabhara Polres Siantar.

Ditemui di Ruangan Flamboyan Kamar No 13 Rumah Sakit Tentara Kota Siantar, Bayu yang tinggal di Jalan Handayani II Blok B, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Sitalasari ini menceritakan kronologis ia yang dipukuli oleh AKP M Iskad. Pemukulan tersebut terjadi pada Sabtu (2/9/2017), sekira pukul 10.30 WIB.

Ia dan seorang rekannya yang sedang piket, diperintah oleh atasannya, AKP M Iskad untuk membersihkan Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polres Siantar, karena rencananya anggota DPR RI dari Komisi III, Ali Umri akan datang ke Polres Siantar serta akan melihat kondisi RTP tersebut.

"Jadi berdua kami disuruh bang membersihkan RTP itu. Kawanku yang satu lagi bilang, dia yang ngepel bang, jadi disuruhnya aku nyapu. Ngambil sapu lah aku kedepan (ruangan piket jaga Polres Siantar) bang," tutur Bayu kepada awak media saat ditemui di Rumah Sakit (RS) Tentara, Minggu (3/9/2017) malam.

Nah, saat ia mengambil sapu itu, AKP M Iskad melihat Bayu dan dikiranya, bahwa anggotanya itu melanggar perintah atasan. Tiba di depan ruangan Tahti, dekat RTP, tiba-tiba saja Kasat Sabhara tersebut memukul Bayu. Tak hanya itu saja, Bayu juga diinjak atasannya yang saat itu menggunakan seragam lengkap.

"Dipukul, dipijak aku bang. Ada sampai 20 kali itu. Dilihat Pak Waka Polres (Kompol JM Sagala) kejadian itu bang. Tapi hanya ditegurnya saja. Bengkak lah mata ini, tangan juga bengkak nangkis pukulan sama pijakan itu. Keluar juga darah dari kuping (sebelah kiri) karena dipijak itu. Kepala belakang pun bengkak," kata Bayu.

Sementara itu, AKP M Iskad ketika berusaha dikonfirmasi perihal kejadian ini, tidak mengangkat telepon seluler awak media ini. Ketika dikirim pesan singkat (SMS), beliau hanya membalas menanyakan informasi tersebut darimana.

Saat awak media ini menjelaskan sumber informasi, namun ia tidak membalas pesan singkat itu lagi. Ia membantah saat awak media lain mengkonfirmasinya. "Engga ada itu bang," bantah AKP M Iskad perihal kejadian itu.

Penulis: Ndo. Editor: gun.
Komentar 1
  • immanuel sinaga
    Gk mngkin gk ada asap tnpa ada api, smua hrs dilaksanakan sesuai printah, tipikal anggota yg sprti ini gk pny mental, alias cengeng, mnding skalian di mutasikan aja ke pulau yg paling jauh spya mental ny lebih trbentuk. Bru gt aj udh lapor sana sini. Mngkin kurang pembinaan dulu wkt d pndidikan.