Ini Kronologi Kecelakaan Bus ALS Rombongan Calhaj Tewaskan 2 Orang di Taput

Bus rombongan calhaj Madina berstiker "Bus 2" yang mengalami kecelakaan.

Taput , hetanews.com - Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyebutkan, bus yang mengalami kecelakaan maut di Jalinsum Tarutung-Sipirok, Desa Lobupining, Kecamatan Pahae Julu, Kamis (10/8/2017), adalah bus rombongan calon haji (Calhaj) Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Dalam konferensi pers (konpers) di hadapan wartawan Kamis malam, Kapolres menjelaskan kronologis kecelakaan maut yang mengakibatkan 2 korban tewas, satu di antaranya merupakan anggota Polres Taput, Brigadir David Marpaung dan 3 korban luka berat.

“Saat 4 bus rombongan calhaj Madina hendak melintas di TKP (Tempat Kejadian Perkara) di jalan yang licin karena longsor, semua penumpang dianjurkan untuk turun. Setelah itu, bus pertama diperintahkan untuk melintas dan lolos. Kemudian bus kedua lewat, lalu saat bus ketiga, hampir masuk jurang,” katanya.

Namun bus keempat dengan stiker ‘Bus 2’ yang belum diperintahkan melintas, namun sang sopirnya justru menghidupkan mesin bus dan berjalan, sehingga terjadi kecelakaan tersebut. Saat itu Kapolres ikut memimpin langsung anggotanya mengatur arus lalu lintas.

Salah satu korban tewas di TKP.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Kabupaten Madina, Muksin Batubara, membantah bus pembawa rombongan jamaah calon haji (calhaj) mengalami kecelakaan di Jalinsum Tarutung-Sipirok, Desa Lobupining, Kecamatan Pahae Julu, Kamis (10/8/2017).

Menurut Muksin di grup WA wartawan Polda Sumut, bus ALS BK 7130 LD yang mengalami kecelakaan maut sehingga mengakibatkan 2 korban tewas dan 3 korban luka bukan Bus ALS yang membawa jamaah haji asal Madina.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada bus ALS rombongan jamaah calon haji Kabupaten Madina yang mengalami kecelakaan lalu lintas atau menabrak. Bus ALS yang mengalami kecelakaan tersebut adalah bus ALS yang nyalip di antara bus 3 dan 4 yang membawa rombongan calhaj Madina,” sebutnya.

“Pada saat hendak melewati jalan yang penuh lumpur dan berair serta sempit karena sebelah kiri kenderaan besar, maka bus ALS yang bukan membawa rombongan Calhaj Madina hilang kendali kemudian oleng dan menabrak korban,” imbuhnya.

Brigadir David Marpaung.

“Sehingga dengan kejadian itu Bus ALS No. 4 yang membawa rombongan jamaah calhaj tidak bisa lewat, maka panitia haji Madina melangsir jamaah yang ada di bus 4 dan dipadatkan ke bus 1, 2 dan 3. Demikian penjelasan saya, Kakankemenag Madina,” terangnya.

Sementara itu berikut daftar nama korban tewas yakni :

 1. Sobaruddin Lubis (36), warga Simangambat, Kabupaten Madina. Ia tewas di tempat dengan luka di kepala dan kaki.

2. Brigadir David Marpaung (32), anggota Propam Polres Taput

Korban luka berat :

1. Marganda Lumban Gaol (46), warga Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), yang sedang berkerja memperbaiki jalan.

2. Parmohonan Harahap (57), warga Pasar X Tembung, Deli Serdang, sopir 2 Bus ALS yang mengalami kecelakaan. Ia mengalami patah kaki, dan saat ini dirawat di RS Tarutung.

3. Marga Nasution, identitasnya masih ditelusuri. Ia mengalami luka dikaki dirawat di Puskesmas Pahae Julu.

 

 

 

 

Sumber : medansatu.com

Penulis: -. Editor: Aan.